Alex Marquez Akui Sulit Saingi Dominasi sang Kakak di MotoGP 2025
Minggu, 12 Oktober 2025 | 15:59 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Pembalap Alex Marquez mengakui dirinya tak akan mampu menandingi dominasi sang kakak, Marc Marquez, meski menjalani musim MotoGP 2025 dengan penampilan sempurna. Ia bahkan menyebut bisa bersaing dengan legenda hidup MotoGP itu sebagai sebuah kehormatan.
Sepanjang musim 2025, Alex menjadi pesaing terdekat Marc dalam perebutan gelar juara dunia. Pembalap Gresini Racing itu berhasil meraih dua kemenangan Grand Prix dan beberapa podium penting, namun tetap tak mampu menahan laju sang kakak yang tampil luar biasa sepanjang tahun.
Marc Marquez menunjukkan superioritas mutlak dengan memenangkan 11 balapan utama dan 14 sprint race, memastikan gelar juara dunia ketujuhnya pada putaran ke-17 dari total 22 seri musim ini.
Alex sempat kehilangan banyak poin penting akibat beberapa kesalahan, termasuk insiden jatuh di GP Belanda dan GP Cheska. Namun, ia menegaskan tanpa kesalahan itu, hasilnya tetap tidak akan berbeda.
“Saya rasa, bahkan jika saya menjalani musim yang sempurna, itu tidak akan cukup untuk menandingi Marc atau memenangkan gelar,” ujar Alex seperti dikutip Motorsport.com.
“Meski tanpa kesalahan di Belanda dan Brno, Marc mencetak rekor luar biasa, poin, kemenangan, dan statistik lainnya. Melawan performa seperti itu, tidak ada yang bisa dilakukan. Jadi saya tidak merasa kalah dari kakak saya. Justru, bisa bertarung dengannya adalah kehormatan besar.”
Dengan performa konsisten, Alex kini hampir pasti finis di posisi kedua klasemen akhir MotoGP 2025. Setelah podium di Grand Prix Indonesia, ia unggul 88 poin atas Francesco “Pecco” Bagnaia dan hanya perlu menjaga jarak hingga 111 poin di seri berikutnya di Australia untuk mengunci posisi runner-up.
Selain itu, Alex juga telah memastikan gelar pembalap independen terbaik musim ini berkat hasil gemilangnya di Mandalika.
Meski gagal merebut gelar juara dunia dari kakaknya, Alex tetap menunjukkan kematangan dan stabilitas sebagai salah satu pembalap papan atas MotoGP, sekaligus memperkuat reputasi keluarga Marquez sebagai dinasti balap yang tak tertandingi pada era modern.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Jerman vs Pantai Gading: Duel Hidup Mati Penguasa Grup E




