PON Bela Diri 2025: Jabar Dominasi Taekwondo, Judo Dikuasai Jakarta
Rabu, 15 Oktober 2025 | 20:20 WIB
Kudus, Beritasatu.com - Sejumlah cabang olahraga bela diri dalam ajang PON Bela Diri Kudus 2025 telah merampungkan pertandingan, dengan hasil yang memperlihatkan dominasi kuat dari beberapa provinsi.
Kontingen Jawa Barat (Jabar), Jakarta, dan Jawa Timur (Jatim) tampil dominan dalam cabang olahraga berbeda.
Jabar mendominasi di cabor taekwondo dengan keluar sebagai juara umum dengan perolehan 10 emas dan empat perunggu. Jawa Tengah menempati posisi kedua dengan 19 medali (empat emas, enam perak, sembilan perunggu), disusul Jakarta di posisi ketiga dengan 11 medali (tiga emas, empat perak, empat perunggu).
Prestasi itu memberikan membuat Jabar masih kokoh di pucuk klasemen sementara perolehan medali PON Bela Diri 2025.
"Syukur Alhamdulillah hingga hari ini, kami masih memuncaki perolehan medali sebanyak 35 medali, meliputi 15 medali emas, enam perak, dan 14 perunggu," kata Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Barat Muhammad Budiana, Rabu (15/10/2025) dikutip dari Antara.
Kontingen Jawa Timur (Jatim) tampil sebagai juara umum pada cabang gulat, dengan raihan enam medali emas, tiga perak, dan satu perunggu. Posisi kedua ditempati Kalimantan Timur dengan total 15 medali (lima emas, tiga perak, tujuh perunggu), disusul Jawa Barat di posisi ketiga dengan sembilan medali (tiga emas, dua perak, empat perunggu).
Salah satu medali emas Jatim diraih oleh Varadisa Septi Putri pada nomor gaya bebas putri -76 kg. Atlet asal Malang itu menang tipis 6–5 atas wakil Sumatera Utara, Agata Clara Garcia Br Tarigan. Varadisa, yang juga pernah memperkuat tim nasional di SEA Games 2023 dan Korea Open 2024, mengaku awalnya tertarik pada gulat karena ajakan kakaknya semasa SD.
Pada cabang judo, Jakarta berhasil memimpin klasemen dengan torehan tujuh medali emas, empat perak, dan empat perunggu. Di bawahnya, Jawa Barat meraih lima emas, sedangkan Bali memperoleh tiga emas.
Salah satu penampilan mencuri perhatian datang dari I Gede Agastya Darma asal Bali, yang turun di nomor +100 kg. Setelah absen karena cedera lutut pada 2024, Agas kembali dan meraih emas usai mengalahkan wakil DKI Jakarta, Ardo Bambasta, di partai final. “Setelah cedera cukup lama, bisa kembali bertanding dan langsung mendapat emas rasanya luar biasa,” ujar Agas.
Ajang PON Bela Diri Kudus 2025 diselenggarakan melalui kerja sama antara KONI, Kementerian Pemuda dan Olahraga, serta Pemerintah Kabupaten Kudus. Kompetisi ini menjadi bagian dari upaya memperluas pembinaan atlet bela diri nasional serta memperkuat ekosistem olahraga daerah.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Jet AS Rontok di Iran, Ini Daftar Peristiwa yang Memalukan Amerika




