Andy Robertson: Liverpool Kehilangan Struktur dan Semangat Juang
Senin, 27 Oktober 2025 | 08:43 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Bek kiri Liverpool, Andy Robertson, melontarkan kritik tajam terhadap rekan setimnya setelah kekalahan 2-3 dari Brentford pada laga Liga Inggris, Minggu (26/10/2025) dini hari WIB. Robertson menyebut The Reds tampil tanpa struktur, kehilangan semangat juang, dan pantas menelan kekalahan keempat beruntun di liga musim ini.
Liverpool kini terpuruk ke posisi keenam klasemen, berada di bawah Manchester United, dengan serangkaian laga berat menanti menghadapi Crystal Palace, Aston Villa, Real Madrid, dan Manchester City.
Dalam wawancara dengan LFC TV, Robertson menilai timnya gagal bersaing secara fisik dan tak menjalankan rencana permainan. “Kami tidak cukup bekerja keras tanpa bola. Brentford selalu siap bertarung, menekan, dan memenangkan bola kedua. Namun, kami tampil seolah satu langkah tertinggal,” ujarnya.
Robertson juga menyoroti lemahnya pertahanan Liverpool menghadapi lemparan jauh Brentford. “Kami sudah berlatih mengantisipasi long throw, tetapi dalam lima menit pertama kami kebobolan tiga kali dari situ, bahkan satu berujung gol. Itu benar-benar tidak bisa diterima,” tambahnya.
Bek asal Skotlandia itu menegaskan tim harus berjuang lebih keras untuk merebut kendali permainan. “Tidak ada tim di Premier League yang akan membiarkan kami bebas bermain. Kami harus berjuang untuk setiap bola, untuk setiap duel. Kalau tidak, kami akan kesulitan. Ini musim kesembilan saya di sini, dan mungkin baru dua kali saya melihat kami kehilangan semangat seperti ini,” paparnya.
Dalam laga tersebut, Liverpool tertinggal cepat lewat gol Dango Ouattara, disusul Kevin Schade yang menggandakan keunggulan tuan rumah. Milos Kerkez memperkecil skor jelang turun minum, tetapi penalti Igor Thiago membuat Brentford kembali menjauh. Gol Mohamed Salah sempat membuka harapan, tetapi The Reds gagal menyamakan kedudukan hingga peluit akhir.
Robertson menilai hasil imbang pun seandainya tercipta akan terasa tidak pantas. “Jika kami dapat hasil seri, itu mungkin terlalu baik untuk kami. Tidak ada struktur, tidak ada kendali. Kami harus bekerja lebih keras saat latihan, ketika pertandingan, dan dalam pemulihan. Klub ini menuntut hasil, dan satu-satunya cara keluar dari masa sulit ini adalah bekerja lebih keras,” kata bek berusia 31 tahun ini.
Liverpool kini harus segera bangkit saat kembali berlaga tengah pekan. “Tidak ada waktu untuk beristirahat. Jadwal padat bisa jadi hal baik jika kami memanfaatkannya untuk memperbaiki performa. Kami harus lebih konsisten dan menunjukkan karakter sejati Liverpool,” tutup Robertson.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Jerman vs Pantai Gading: Duel Hidup Mati Penguasa Grup E




