Mourinho: Karier Prestianni Berakhir jika Terbukti Rasis
Senin, 2 Maret 2026 | 09:54 WIB
Lisbon, Beritasatu.com - Pelatih Jose Mourinho menegaskan Gianluca Prestianni tidak akan memiliki masa depan di Benfica jika terbukti bersalah melakukan ucapan rasial kepada striker Real Madrid Vinicius Junior.
Prestianni saat ini tengah diselidiki UEFA menyusul tuduhan yang dilayangkan Vinicius dalam laga play-off Liga Champions bulan lalu di Lisbon. Pemain berusia 20 tahun itu membantah tuduhan tersebut dan telah dijatuhi larangan bermain satu pertandingan sementara, sehingga absen pada leg kedua yang dimenangi Madrid untuk melaju ke babak 16 besar.
Sebelumnya, Mourinho sempat menuai kritik karena dianggap tidak secara tegas mengutuk tindakan pemainnya dan menyebut selebrasi Vinicius memicu reaksi suporter. Namun, pada konferensi pers jelang laga Benfica, ia menegaskan sikapnya menentang segala bentuk diskriminasi.
“Saya sepenuhnya menentang segala bentuk diskriminasi, prasangka, ketidaktahuan, atau kebodohan,” kata Mourinho dikutip dari ESPN, Senin (2/3/2026).
Ia menambahkan jika pemainnya terbukti bersalah, maka konsekuensinya akan sangat serius.
“Jika pemain saya tidak menghormati prinsip-prinsip ini, yang juga merupakan prinsip saya dan Benfica, maka karier pemain tersebut bersama pelatih bernama Jose Mourinho dan di klub bernama Benfica akan berakhir,” tegasnya.
Meski demikian, Mourinho tetap menekankan asas praduga tak bersalah.
“Asumsi tidak bersalah adalah hak asasi manusia. Jika pemain itu memang bersalah, saya tidak akan pernah memandangnya seperti sebelumnya tetapi saya harus menambahkan banyak ‘jika’ di depannya,” ujarnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Jet AS Rontok di Iran, Ini Daftar Peristiwa yang Memalukan Amerika




