Nico Paz hingga Varane Berduka atas Wafatnya Michael Hartono
Jumat, 20 Maret 2026 | 15:48 WIB
Jakarta, Beritasatu.com — Kabar wafatnya Michael Bambang Hartono memicu banjir ucapan belasungkawa dari dunia sepak bola internasional, terutama dari lingkungan Como 1907 yang selama ini berada di bawah kepemimpinan keluarga Hartono, bos Djarum. Sejumlah figur sepak bola menyampaikan penghormatan terakhir, termasuk Nico Paz yang kini menjadi salah satu pemain muda andalan klub, serta mantan bek Raphaël Varane.
Nico Paz menguncapkan RIP atau rest in peace disertai emoji hati. Ucapan duka juga datang dari istri pelatih Como Cesc Fabregas, Daniella Semaan. Pihak Serie A Liga Italia juga turut menyampaikan penghormatan atas kepergian salah satu tokoh penting di balik kebangkitan klub tersebut.
Como 1907 melalui pernyataan resminya menegaskan rasa kehilangan mendalam atas wafatnya salah satu pemilik klub yang dinilai memiliki peran besar dalam perubahan sejarah tim.
"Como 1907 sangat berduka atas meninggalnya Michael Bambang Hartono. Kami menyampaikan belasungkawa yang tulus kepada keluarga Hartono dan seluruh jajaran Grup Djarum," tulis klub.
Dalam pernyataan itu, klub juga menegaskan, di bawah kepemimpinan keluarga Michael Hartono, Como memasuki fase baru yang mengubah posisi klub di sepak bola Italia.
"Di bawah kepemimpinan keluarga, klub telah memasuki babak baru dalam sejarahnya, dan kami mengenang beliau dengan rasa syukur serta hormat," lanjut pernyataan tersebut.
Michael Hartono bersama saudaranya, Robert Budi Hartono, resmi mengambil alih Como pada 2019 ketika klub masih bermain di kasta keempat sepak bola Italia.
Sejak akuisisi itu, klub mengalami perkembangan pesat hingga berhasil promosi ke Serie A Liga Italia pada 2024 untuk pertama kalinya setelah lebih dari dua dekade.
Musim ini, Como yang ditangani Cesc Fàbregas bahkan tampil kompetitif di papan atas klasemen dan bersaing memperebutkan tiket kompetisi Eropa.
Posisi klub saat ini berada di zona atas klasemen, bahkan sempat unggul dari tim besar seperti Juventus dan AS Roma.
Michael Bambang Hartono meninggal di Singapura pada Kamis (19/3/2026).
Kepergian Michael Bambang Hartono menjadi kehilangan besar, tidak hanya bagi dunia usaha Indonesia, tetapi juga bagi perjalanan baru Como yang kini menjadi salah satu kisah kebangkitan paling diperhatikan pada sepak bola Italia.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Jet AS Rontok di Iran, Ini Daftar Peristiwa yang Memalukan Amerika




