Hadapi Persis Solo, Ujian Mental dan Penentuan Nasib Arema FC
Sabtu, 18 April 2026 | 11:19 WIB
Malang, Beritasatu.com – Arema FC siap menjalani laga kandang pekan ke-28 Super League 2025/2026 dengan menjamu Persis Solo di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang, Sabtu (18/4/2026) pukul 15.30 WIB.
Pertandingan sore nanti bukan sekadar laga biasa bagi Arema FC, melainkan menjadi ujian mental untuk menjaga asa di tengah ketatnya persaingan papan tengah klasemen sementara.
Kemenangan tipis atas Persita Tangerang pada pekan sebelumnya menjadi angin segar setelah melewati periode sulit. Meski demikian, pelatih Marcos Santos menegaskan timnya tidak boleh lengah dengan kemenangan tersebut.
“Persiapan berjalan dengan baik. Kami tahu akan menghadapi lawan yang sulit, lawan yang dalam delapan pertandingan terakhir belum terkalahkan,” kata Marcos dalam keterangan resminya, Sabtu (18/4/2026).
Lawan Arema, Persis Solo datang dengan performa yang meningkat signifikan. Sejak putaran kedua, tim ini melakukan transformasi besar dengan merombak hampir separuh skuad, sehingga tampil lebih solid dan sulit diprediksi.
Di tengah ancaman tersebut, Arema FC mendapatkan motivasi tambahan sebagai tuan rumah. Dukungan Aremania diyakini menjadi faktor penting yang dapat memberi keunggulan bagi tim Singo Edan.
“Kami tahu harus berjuang, mempersiapkan diri, dan memberikan segalanya selama 100 menit pertandingan,” ujar pelatih asal Brasil tersebut.
Saat ini, posisi Arema FC di klasemen masih belum aman karena berada di peringkat ke-11 dengan raihan 35 poin, membuat setiap pertandingan menjadi sangat krusial.
“Jarak kami dengan tim di zona degradasi sama dengan jarak kami ke posisi lima besar. Kami berada di tengah klasemen,” tegas Marcos.
Sementara itu, penjaga gawang Arema FC, Lucas Frigeri, memegang peran penting sebagai pilihan utama di tengah absennya sejumlah pemain. Marcos sebagai pelatih memberikan kepercayaan penuh kepadanya untuk menjaga stabilitas lini pertahanan.
Di tengah rotasi lini belakang yang kerap terjadi, peran Lucas Frigeri semakin vital. Ia tidak hanya dituntut melakukan penyelamatan, tetapi juga mengatur koordinasi dan menjaga komunikasi antar pemain bertahan.
"Kami tahu akan menghadapi pertandingan yang sulit melawan tim berkualitas. Namun saya percaya persiapan kami semua sangat matang," kata kiper asal Brasil tersebut.
Menurutnya, seluruh anggota tim sudah bekerja maksimal dan yakin bisa membawa kemenangan pada laga sore nanti. Meski memang, perjalanan Frigeri musim ini tidak sepenuhnya mulus. Catatan kebobolan yang cukup tinggi serta minimnya clean sheet sempat memunculkan keraguan dari sebagian suporter.
“Saya percaya di setiap pertandingan dan setiap musim, kami harus tampil maksimal. Kami berharap bisa meraih tiga poin di kandang. Jadi saya rasa kami tidak perlu membuktikan apa-apa lagi kepada siapa pun. Tugas kami adalah bekerja keras, memberikan yang terbaik setiap hari, dan berusaha meraih kemenangan," pungkas Frigeri.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Jerman vs Pantai Gading: Duel Hidup Mati Penguasa Grup E




