Laga Derby Arema FC vs Persebaya Batal Digelar di Stadion Kanjuruhan
Kamis, 23 April 2026 | 13:19 WIB
Kepanjen, Beritasatu.com – Kepolisian Resor (Polres) Malang, Jawa Timur, tidak mengeluarkan izin untuk gelaran laga Derby Jawa Timur antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya yang rencananya dijadwalkan digelar di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang. Pertandingan lanjutan Kompetisi BRI Super League 2025–2026 tersebut dijadwalkan diselenggarakan pada Selasa (28/4/2026).
Keputusan ini diambil dengan pertimbangan keamanan demi menjaga stabilitas kamtibmas di wilayah Malang Raya. Rekomendasi tersebut tertuang dalam surat Polres Malang Nomor: B/666/IV/YAN.2.1./2026 tertanggal 21 April 2026, serta diperkuat oleh surat dari regulator I League Nomor: 371/LI-KOM/IV/2026 tertanggal 22 April 2026.
Ketua panitia pelaksana (Panpel) Arema FC, Erwin Hardiyono, menyatakan pihak manajemen menghormati keputusan tersebut karena didasarkan pada pertimbangan teknis dan keamanan.
Menindaklanjuti rekomendasi tersebut, manajemen Arema FC berencana memindahkan lokasi pertandingan ke Bali, tepatnya di Stadion Kapten I Wayan Dipta.
"Melihat dinamika dan rekomendasi yang ada, besar kemungkinan laga Arema FC vs Persebaya akan kami boyong ke Bali, tepatnya di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar. Kami segera melakukan koordinasi cepat dengan pihak pengelola stadion dan otoritas keamanan setempat di Bali agar pertandingan tetap bisa berjalan sesuai jadwal,” ujar Erwin kepada wartawan, Kamis (23/4/2026).
Erwin mengakui, keputusan ini menimbulkan kekecewaan di kalangan penggemar sepak bola Malang. Pasalnya, laga tersebut diharapkan menjadi momentum kebangkitan sepak bola di Stadion Kanjuruhan.
"Secara emosional tentu ada rasa kecewa karena keinginan kami membuktikan kesiapan Stadion Kanjuruhan sangat besar. Namun, kami memilih untuk tidak larut dalam emosi. Kami menyerahkan sepenuhnya kepada arahan otoritas kepolisian dan akan mengikuti regulasi yang ditetapkan," tegasnya.
Erwin mengimbau seluruh Aremania untuk tidak kecewa berlebihan dan tetap tenang, serta menyikapi keputusan ini secara bijak. Ia menekankan, fokus utama saat ini adalah memastikan tim dapat bertanding dengan baik meski harus bermain di luar kandang.
"Mari kita tunjukkan Aremania adalah suporter yang taat hukum dan lebih mengutamakan bangsa yang kondusif. Tetaplah bersatu dan jangan terprovokasi oleh narasi yang dapat merugikan nama baik klub dan kota kita tercinta," pungkas Erwin.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Jerman vs Pantai Gading: Duel Hidup Mati Penguasa Grup E




