PSG vs Bayern 5-4 Jadi Sorotan: Dipuji Sekaligus Dikritik
Kamis, 30 April 2026 | 07:08 WIB
Paris, Beritasatu.com - Laga semifinal Liga Champions antara Paris Saint-Germain (PSG) dan Bayern Munich yang berakhir 5-4 untuk kemenangan PSG memicu beragam reaksi di seluruh Eropa, dari pujian hingga kritik tajam terhadap lini pertahanan kedua tim.
Pertandingan penuh drama tersebut bahkan disebut sebagai “Pertandingan Abad Ini” oleh sejumlah media, termasuk The Sun di Inggris, sementara Der Spiegel di Jerman menggambarkannya sebagai laga yang “tak pernah terlihat sebelumnya dalam sepak bola modern.”
Surat kabar Spanyol, As, juga menuliskan, duel tersebut layak masuk dalam buku sejarah karena intensitas serangan yang luar biasa dari kedua tim.
Mantan pemain Prancis dan Bayern Munich, Bixente Lizarazu, menyebut babak pertama pertandingan sangat mengesankan, dengan lima gol tercipta sebelum jeda.
“Rasanya seperti pertandingan tinju. Kedua tim saling menyerang tanpa henti dan sama-sama mampu membalas,” ujar Lizarazu.
Pujian juga datang dari striker Manchester City, Erling Haaland, yang membagikan momen pertandingan di media sosial dengan komentar singkat: “Inilah sepak bola.”
PSG kini telah mencetak 43 gol sepanjang kampanye Liga Champions musim ini, hanya terpaut dari rekor Barcelona yang mencetak 45 gol pada musim 1999-2000.
Meski dipenuhi aksi menyerang yang memukau, pertandingan ini juga menuai kritik terkait performa lini belakang kedua tim. Mantan gelandang Belanda, Clarence Seedorf, menyoroti kurangnya keseimbangan permainan.
“Coba tanyakan kepada para kiper apakah mereka menikmatinya,” kata Seedorf.
“Sepak bola menyerang memang indah, tetapi tetap harus ada keseimbangan dalam bertahan,” tambah mantan pemain AC Milan ini.
Laga leg kedua akan kembali mempertemukan kedua tim di Munich pekan depan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Jerman vs Pantai Gading: Duel Hidup Mati Penguasa Grup E




