Tantang Persib di GBLA, PSIM Bidik Poin
Senin, 4 Mei 2026 | 10:42 WIB
Bandung, Beritasatu.com — PSIM Yogyakarta bersiap menghadapi ujian berat saat bertandang ke markas Persib Bandung pada pekan ke-31 Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Senin (4/5/2026) pukul 15.30 WIB. Meski berstatus tim tamu, Laskar Mataram bertekad memberikan perlawanan maksimal.
Saat ini, PSIM menempati posisi ke-10 klasemen sementara dengan koleksi 39 poin. Di sisi lain, Persib kokoh di puncak dengan raihan 69 poin dan tengah memburu gelar juara musim ini.
Performa PSIM belum stabil setelah menelan empat kekalahan dalam lima laga terakhir. Kondisi itu berbanding terbalik dengan Persib yang belum tersentuh kekalahan dalam 18 pertandingan terakhirnya.
Pelatih kepala PSIM, Jean Paul Van Gastel, menegaskan, timnya tetap fokus menghadapi laga meski waktu pemulihan terbilang singkat.
“Persiapan berjalan dengan baik. Kami memang hanya memiliki jeda beberapa hari, tetapi itu bukan kendala bagi tim,” ujar Van Gastel.
Ia mengakui duel melawan Persib akan berlangsung sulit, mengingat kualitas lawan dan dukungan besar dari suporter tuan rumah.
“Persib Bandung adalah salah satu klub terbesar di Indonesia. Pertandingan ini pasti berat bagi kedua tim dan saya yakin atmosfernya akan luar biasa,” lanjutnya.
Van Gastel memastikan anak asuhnya akan berjuang keras demi membawa pulang poin dari Bandung. Ia juga tidak gentar menghadapi tekanan dari puluhan ribu suporter di stadion.
Menurutnya, pengalaman bertanding di Stadion Utama Gelora Bung Karno saat menghadapi Persija pada November 2025 menjadi modal penting bagi tim.
“Bermain di stadion besar dengan puluhan ribu penonton justru menjadi motivasi. Kami pernah merasakan atmosfer seperti itu saat melawan Persija,” katanya.
Pelatih asal Belanda tersebut juga menilai tekanan lebih besar justru berada di kubu Persib yang sedang dalam misi meraih gelar juara musim ini.
“Persib wajib menang karena mereka mengejar gelar. Selain itu, mereka masih harus menjalani laga tandang berikutnya yang juga tidak mudah. Jadi tekanan ada pada mereka,” pungkas Van Gastel.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Jerman vs Pantai Gading: Duel Hidup Mati Penguasa Grup E




