ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Pep Guardiola Akui Peluang Juara City Tak Lagi di Tangan Sendiri

Selasa, 5 Mei 2026 | 11:18 WIB
BW
BW
Penulis: Bernadus Wijayaka | Editor: BW
Pelatih Manchester City Pep Guardiola
Pelatih Manchester City Pep Guardiola (AP/Dave Thompson)

Manchester, Beritasatu.com - Manajer Pep Guardiola memuji semangat juang Manchester City yang menolak menyerah saat menghadapi Everton, Senin (4/5/2026) waktu setempat atau Selasa (5/5/2026) dini hari WIB. Namun, ia mengakui peluang juara Liga Inggris kini berada di luar kendali timnya setelah kehilangan dua poin penting.

Hasil imbang 3-3 di Stadion Hill Dickinson membuat City tertinggal lima poin dari Arsenal. The Citizens sempat tertinggal 1-3 hingga menit ke-81 sebelum akhirnya menyamakan skor pada akhir laga.

Gol dari Erling Haaland sempat memperkecil ketertinggalan, sebelum Jérémy Doku mencetak gol penyeimbang dramatis melalui tendangan melengkung pada penghujung pertandingan.

“Satu poin lebih baik daripada tidak sama sekali, tetapi akan lebih baik jika kami memenangi pertandingan,” kata Guardiola.

ADVERTISEMENT

Ia menilai pertandingan berjalan sulit, terutama setelah Everton meningkatkan intensitas permainan pada babak kedua.

“Kami tenang pada babak pertama dan setelah mereka meningkatkan permainan mungkin kami tidak memiliki niat seperti pada babak pertama. Gol kedua dan ketiga kami luar biasa dan kami mendapatkan satu poin,” ujarnya.

Guardiola juga mengakui situasi perburuan gelar kini tidak lagi sepenuhnya berada di tangan timnya. “Itu ada di tangan kami dan di tangan Arsenal, dan sekarang tidak lagi di tangan kami. Kami akan menghadapi Brentford pada Sabtu (16/5/2026) dan kami akan terus maju dan kita lihat apa yang terjadi,” tambahnya.

Ia menolak anggapan timnya bermain gugup pada babak kedua dan menegaskan mentalitas pantang menyerah menjadi kunci kebangkitan tim.

“Jika Anda menyerah, Anda tidak bisa melakukan apa yang telah kami lakukan malam ini,” tegasnya.

Sementara itu, manajer Everton, David Moyes, mengakui hasil tersebut menjadi pukulan bagi peluang timnya lolos ke kompetisi Eropa, meski tetap mengapresiasi peningkatan performa anak asuhnya pada babak kedua.

“Babak pertama adalah yang terburuk yang pernah kami mainkan melawan salah satu tim papan atas,” kata Moyes.

Namun, ia juga melontarkan kritik terhadap keputusan wasit yang tidak memberikan penalti kepada Everton setelah insiden antara Bernardo Silva dan Merlin Röhl yang sempat ditinjau VAR.
 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Maresca Latih Man City? Chelsea Minta Uang Kompensasi Selangit!

Maresca Latih Man City? Chelsea Minta Uang Kompensasi Selangit!

SPORT
Enzo Maresca Kian Dekat Jadi Pengganti Pep Guardiola

Enzo Maresca Kian Dekat Jadi Pengganti Pep Guardiola

SPORT
Ikuti Jejak Guardiola, 5 Staf Pelatih Man City Hengkang dari Etihad

Ikuti Jejak Guardiola, 5 Staf Pelatih Man City Hengkang dari Etihad

SPORT
Xabi Alonso Hadapi Skenario Transfer Chelsea yang Mengerikan

Xabi Alonso Hadapi Skenario Transfer Chelsea yang Mengerikan

SPORT
Ada MU dan Liverpool! Ini 5 Tim Inggris Lolos Liga Champions 2026/2027

Ada MU dan Liverpool! Ini 5 Tim Inggris Lolos Liga Champions 2026/2027

SPORT
Begini Pesan Pep Guardiola ke Penerusnya di Manchester City

Begini Pesan Pep Guardiola ke Penerusnya di Manchester City

SPORT

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon