ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Konvoi Ultah Klub Sepak Bola di Surabaya, Suporter Belia Tewas Dibacok

Kamis, 18 Juni 2026 | 20:32 WIB
MA
BW
Penulis: Muhammad Nanda Andrianta | Editor: BW
Ilustrasi meninggal.
Ilustrasi meninggal. (AFP/.)

Surabaya, Beritasatu.com — Konvoi perayaan ulang tahun (ultah) sebuah klub sepak bola di Surabaya berakhir tragis. Seorang suporter remaja berinisial GAD (18), warga Karangpilang, Surabaya, tewas setelah menjadi korban pembacokan oleh orang tak dikenal (OTK) di Jalan Sumatera, Kecamatan Tambaksari, Kamis (18/6/2026) dini hari.

Korban diduga meninggal dunia akibat kehilangan banyak darah setelah mengalami luka bacok di bagian lengan. Sementara itu, seorang rekannya berinisial BO juga mengalami luka bacok dan saat ini masih menjalani perawatan di rumah sakit.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, GAD dan BO saat itu tengah mengikuti iring-iringan konvoi dalam rangka perayaan ulang tahun klub sepak bola. Saat melintas di Jalan Sumatera, keduanya diduga terlibat kesalahpahaman dengan sekelompok orang tak dikenal.

ADVERTISEMENT

Insiden tersebut terjadi di depan sebuah kafe yang berada di kawasan jalan tersebut. Keributan yang semula diduga hanya adu mulut kemudian berujung aksi kekerasan menggunakan senjata tajam.

Setyo, petugas keamanan kafe yang berada di dekat lokasi kejadian, mengaku melihat banyak peserta konvoi melintas pada dini hari. Namun, ia tidak mengetahui secara pasti terjadinya pembacokan karena fokus menjaga area tempat kerjanya.

"Ya, saat itu kami fokus menjaga aset kami. Hanya tahu ada ramai orang konvoi, baru tahu ada korban saat polisi tadi pagi datang melakukan olah TKP. Ternyata ada satu orang meninggal dan satunya luka-luka," kata Setyo saat ditemui di lokasi kejadian.

Menurutnya, suasana di sekitar lokasi sempat ramai oleh rombongan konvoi sebelum akhirnya diketahui terjadi insiden yang menewaskan seorang suporter.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku pembacokan dan motif di balik kejadian tersebut.

Petugas dari Polsek Tambaksari telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi dan rekaman kamera pengawas di sekitar lokasi.

Pihak kepolisian belum bersedia memberikan keterangan resmi karena proses penyelidikan masih berlangsung.

Kasus ini menambah daftar insiden kekerasan yang terjadi di tengah kegiatan konvoi suporter. Polisi mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga ketertiban dan menghindari tindakan yang dapat memicu konflik selama kegiatan perayaan berlangsung.
 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon