ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Tantangan Menggelar Kegiatan Marathon Pasca Pandemi

Senin, 17 Oktober 2022 | 15:12 WIB
HA
B
Penulis: Happy Amanda Amalia | Editor: B1
Para peserta Jakarta Marathon 2022, saat dilepas Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno, di Gelora Bung Karno Senayan, Jakarta, Minggu, 16 Oktober 2022.
Para peserta Jakarta Marathon 2022, saat dilepas Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno, di Gelora Bung Karno Senayan, Jakarta, Minggu, 16 Oktober 2022. (Istimewa)

Jakarta, Beritasatucom – Pelaksanaan Jakarta Marathon (Jakmar) ke-9 pada tahun ini telah usai dengan deretan catatan khusus dan beberapa kekurangan akibat minim pendanaan lantaran tidak ada sponsor utama. Pengelola pun berharap bahwa penyelenggaraan di masa mendatang lebih baik dan ada kolaborasi lebih dalam dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

"Tahun ini bisa dikatakan kami rugi karena tidak ada sponsor utama seperti tahun-tahun sebelumnya yang penuh kontribusi dari perusahaan-perusahaan BUMN. Tapi kami maklum, mungkin pasca pandemi ini semua kehabisan anggaran," ujar CEO Inspiro Ndang Mawardi, yang bertindak sebagai penyelenggara Jakarta Marathon dari tahun ke tahun, dalam siaran pers, Senin (17/10).

Ndang berharap, karena membawa nama kota (Jakarta), pada penyelenggaraan selanjutnya ada dukungan penuh dari Pemerintah. Dengan demikian, event internasional yang membawa misi sport-tourism tersebut bisa dijalankan berkelanjutan secara berkelas.

"Ibarat gadis, Jakmar sebenarnya sudah berkembang menjadi gadis seksi yang menarik perhatian banyak orang dengan jumlah peserta yang terus meningkat. Jakmar tahun ini diikuti 14.300 peserta, termasuk 869 pelari asing dari 26 negara," katanya.

ADVERTISEMENT

Diakui oleh Ndang, membesarkan si seksi agar menjadi gadis berkelas internasional bukan pekerjaan ringan. Banyaknya tantangan yang dihadapi penyelenggara dalam eksekusi di lapangan membuat perkembangan si gadis seksi belum optimal.

"Saya menyadari, para pelari ibaratnya benci tapi rindu pada Jakmar. Rindu untuk berlari bebas di bawah gedung-gedung pencakar langit Jakarta. Namun di sisi lain kecewa karena rute lari belum berhasil mendapatkan suasana steril yang ideal seperti ajang lari dunia yang lain," tambah dia, seraya dengan memaklumi banyaknya masukan dan kritik dari masyarakat soal penyelenggaraan event Jakarta Marathon 2022 pasca vakum 2 tahun akibat pandemi.

Ndang mengungkap bahwa mensterilkan 49 ruas jalan yang dilalui para peserta sangat tidak mudah, walau sudah ditindaklanjuti melalui rekayasa lalu lintas dan melibatkan kepolisian. Mengutip masukan tim pemeriksa internasional dari IAAF (International Association of Athletics Federations yang sekarang menjadi World Athletics) pada awal-awal penyelenggaraan Jakmar beberapa tahun silam, kondisi steril yang ideal untuk rute yang sudah ditetapkan World Athletics baru mungkin tercapai kalau pembangunan MRT sudah selesai tahap 3 sehingga masyarakat punya opsi penggunaan lalu lintas yang lain.

Meski demikian, ia tidak menampik sistem transportasi terintegrasi Jaklingko, MRT (yang saat ini masuk fase 2) dan LRT antar kota yang dikembangkan Pemerintah Daerah sudah sangat membantu proses sterilisasi rute. Dukungan Pemprov DKI melalui segenap OPD/SKPD pun dinilai sudah bagus, begitu halnya koordinasi lintas sektoral yang senantiasa dilakukan.

Baca Juga: Ganjar Ikut Lari Friendship Run Borobudur Marathon di Medan

Faktor penting lain adalah, belum efektifnya edukasi kepada masyarakat pengguna jalan di Jakarta untuk mendukung suksesnya perlombaaan.

"Di marathon race kota-kota besar dunia, masyarakatnya cukup aktif dan mendukung setiap gelaran. Tapi ini memang bukan pekerjaan mudah yang bisa selesai dalam setahun dua tahun. Konsistensi dan komitmen dari semua pihak, terutama dukungan Pemerintah Pusat dan Daerah, merupakan faktor kunci dalam keberlangsungan sebuah even Internasional. Selain itu, event ini juga memerlukan kolaborasi semua pihak mulai dari akademisi, komunitas, swasta atau sponsor dan media," tambahnya.

Clutter Multievent di GBK

Sebagai informasi, Jakarta Marathon 2022 resmi dilepas oleh Menteri Pariwista dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (Menparekraf RI) Sandiaga Salahuddin Uno di Gelora Bung Karno (GBK) Minggu (16/10). Ada pun catatan khusus terkait penyelenggaraan tahun ini adalah banyaknya acara di GBK secara bersamaan sehingga suasana crowded tidak bisa dihindarkan.

Selain Jakmar 2022, di GBK pada Minggu juga terdapat acara "Peringatan Ulang Tahun Partai Golkar ke-58" yang turut diramaikan dengan sesi jalan sehat yang diikuti ribuan peserta. Kemudian ada event religi "Muhasabah Cinta Maulid Nabi Muhammad SAW" yang dihadiri lebih dari 10 ribu pengunjung. Serta acara rutin dua mingguan Car Free Day yang diwarnai dengan event bersepeda "Terima Kasih Jakarta" bertepatan dengan hari terakhir Anies Baswedan menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Baca Juga: Pelari Marissa dan Dieyan Siap Bersaing di New York City Marathon 2022

Head of Marketing & Sales PPKGBK Tari K Soehardjo menjelaskan bahwa masing-masing event yang berjalan di GBK sudah diatur clustering-nya. "Seperti tahun-tahun sebelumnya, event Jakmar 2022 kemarin menempati stage di Plaza Utara dan Barat GBK, sehingga titik start dan finish diarahkan ke pintu 10. Sementara itu (kegiatan) Jalan Sehat Golkar dipusatkan di Plaza Tenggara sehingga start dan finish-nya diarahkan ke Pintu 5, dan event 'Muhasabah Cinta Nabi Muhammad SAW' mengambil tempat di Istora," katanya.

Perihal pengamanan, lanjut Tari, GBK punya standar keamanan khusus yang terbagi dalam 3 layer. Untuk event besar dengan peserta minimal 5 ribu orang, pihak GBK selalu menggandeng Polda karena pasti akan berdampak pada traffic lalu lintas. Pihaknya juga sudah mengajak seluruh penyelenggara dalam technical meeting guna konsolidasi persiapan situasi keamanan yang lebih spesifik di venue-venue yang mereka pakai



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT