BPBD Sumsel Butuh 8 Helikopter untuk Atasi Karhutla
Rabu, 26 Juni 2024 | 00:08 WIB
Palembang, Beritasatu.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatera Selatan (BPBD Sumsel) meminta bantuan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk menyediakan delapan helikopter untuk mengatasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah ini.
Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD Sumsel, Sudirman mengatakan saat ini permintaan bantuan helikopter sedang diproses ke BNPB.
"BNPB masih mengatur penempatan helikopter ini, karena karhutla tidak hanya terjadi di Sumsel, tetapi juga di wilayah Sumatera lainnya," kata Sudirman dikutip dari Antara, Selasa (25/6/2024).
Dia menjelaskan bahwa dari delapan helikopter itu, dua akan digunakan untuk berpatroli mengelilingi wilayah Sumsel guna pencegahan dini karhutla dan mendeteksi titik-titik lahan yang terbakar.
"Sementara itu, enam helikopter lainnya akan digunakan untuk water bombing guna memadamkan lahan yang terbakar," jelasnya.
Selain itu, BPBD Sumsel mencatat ada 12 daerah rawan di Sumsel. Dari jumlah itu, tiga daerah telah menetapkan status siaga darurat karhutla sebagai langkah mitigasi bencana di Sumsel.
"Melihat kondisi saat puncak kemarau dan tingkat kerawanan di Sumsel, sebanyak 12 daerah akan menetapkan siaga darurat karhutla. Namun, ada tiga daerah yang sudah menetapkan siaga, yaitu Musi Banyuasin (Muba), Banyuasin, dan Ogan Komering Ilir (OKI)," ujarnya.
Ia menyebutkan bahwa Pemprov Sumsel juga telah menetapkan status siaga darurat karhutla karena telah memenuhi syarat dua daerah untuk menaikkan status siaga.
Sementara itu, sembilan daerah rawan karhutla yang masih dalam proses menaikkan status siaga adalah Kabupaten Ogan Ilir, Muara Enim, Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Ogan Komering Ulu (OKU), OKU Timur dan OKU Selatan, Musi Rawas (Mura), Musi Rawas Utara (Muratara), dan Lahat.
"Dengan demikian, total yang telah menetapkan status siaga darurat di Sumsel adalah empat pemerintah daerah," kata Sudirman.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Mengejutkan! 200.000 Anak Indonesia Terjerat Judi Online
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
1
B-FILES
Mengejutkan! 200.000 Anak Indonesia Terjerat Judi Online




