Menangis, Bocah 3 Tahun di Tapanuli Selatan Tewas Dianiaya Ayah Tiri
Senin, 8 September 2025 | 11:37 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Hanya karena menangis, seorang bocah laki-laki berusia 3 tahun di Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, meregang nyawa setelah dianiaya ayah tirinya.
Polisi langsung bergerak cepat dengan menangkap sang ayah tiri dan menetapkannya sebagai tersangka.
Korban berinisial MAG (3) meninggal dunia di rumahnya di Desa Pargarutan Jae, Kecamatan Angkola Timur, Kabupaten Tapanuli Selatan. Polisi yang menerima laporan dari masyarakat langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta memeriksa sejumlah saksi, termasuk ibu kandung dan ayah tiri korban.
Hasil penyelidikan mengarah pada Soleh Bahroin Pakpahan, ayah tiri korban yang baru menikah dengan ibu korban pada Mei 2025. Di hadapan penyidik, tersangka mengakui telah menganiaya anak tirinya hingga tewas.
Kapolres Tapanuli Selatan, AKBP Yon Edi Winara, mengungkapkan, penganiayaan dipicu rasa kesal pelaku karena korban menangis saat ibunya pergi ke rumah tetangga untuk mengecas ponsel.
“Anak yang dianiaya mengalami kejang-kejang dan akhirnya meninggal dunia,” ujar Yon Edi, Senin (8/9/2025).
Menurutnya, tersangka sudah berulang kali menganiaya korban dengan alasan sepele karena dianggap cengeng. Peristiwa tragis ini terjadi pada Jumat (5/9/2025) sekitar pukul 12.00 WIB.
Saat itu, tersangka menyuruh ibu korban pergi mengecas ponsel ke rumah tetangga. Ketika korban menangis ingin ikut, tersangka yang tersulut emosi langsung menganiaya korban. Setelah korban mengalami kejang-kejang, tersangka sempat meminta pertolongan ke warga pondok pesantren dengan alasan anaknya kesurupan, namun nyawa korban tidak tertolong.
Dalam kasus ini, polisi menyita sejumlah barang bukti, seperti kayu, baju, dan sandal milik korban.
Kini tersangka mendekam di sel tahanan Polres Tapanuli Selatan. Ia dijerat dengan Undang-Undang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Pendakian Gunung Gede Pangrango Dibuka Lagi pada 13 April 2026




