BMKG Peringatkan Gelombang 4 Meter di Banten, Wisatawan Wajib Waspada
Sabtu, 16 Agustus 2025 | 17:54 WIB
Lebak, Beritasatu.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan kepada masyarakat pesisir Provinsi Banten, khususnya wilayah selatan Kabupaten Lebak, agar mewaspadai potensi gelombang tinggi yang diprediksi terjadi pada 15 Agustus hingga 17 Agustus 2025.
Fenomena ini dipicu cuaca ekstrem di perairan Samudera Hindia berbatasan dengan wilayah Banten. Menurut BMKG, tinggi gelombang laut diperkirakan mencapai 2,5 hingga 4 meter, cukup berisiko bagi pelayaran, nelayan, maupun wisatawan.
"Warga diminta untuk menghindari aktivitas berenang, memancing di tepi pantai, maupun berlayar menggunakan perahu kecil selama periode tersebut," tulis BMKG dalam keterangan resminya, Sabtu (16/8/2025).
Menanggapi peringatan tersebut, Balawista Lebak telah menyiagakan petugas di beberapa titik wisata pantai rawan, seperti Pantai Sawarna, Pantai Bagedur, dan Pantai Tanjung Layar.
"Kami meminta wisatawan agar waspada dan mengikuti arahan petugas, terutama pada siang hingga sore hari ketika angin laut lebih kencang," ujar Kepala Balawista Lebak Erwin Komara Sukma.
Pihaknya telah memasang bendera peringatan di area rawan. Wisatawan diminta tidak berenang di area berbahaya, sementara nelayan diimbau menunda aktivitas melaut hingga kondisi cuaca kembali aman.
"Kami himbau wisatawan untuk menaati rambu dan tidak berenang di tempat berbahaya. Anggota Balawista juga kami minta tetap siaga penuh," tegasnya.
Kepala BPBD Lebak Febby Rizki Pratama menekankan, pentingnya kesiapsiagaan masyarakat pesisir terhadap potensi bencana akibat gelombang tinggi maupun cuaca ekstrem lainnya.
"Kami mendorong warga untuk terus memantau informasi resmi dari BMKG maupun pemerintah daerah. Tim reaksi cepat telah disiagakan jika terjadi keadaan darurat," katanya.
Selain gelombang tinggi, BMKG memprediksi hujan sedang hingga lebat di sejumlah wilayah pesisir Banten selama periode peringatan tersebut.
Kondisi ini bisa menurunkan visibilitas dan meningkatkan risiko aktivitas wisata maupun pelayaran.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Pendakian Gunung Gede Pangrango Dibuka Lagi pada 13 April 2026




