ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Napi Lapas Tangerang Ubah Limbah Jadi Paving Blok dari Balik Jeruji

Kamis, 6 November 2025 | 11:47 WIB
W
BW
Penulis: Wahroni | Editor: BW
Napi Lapas Tangerang menciptakan paving blok ramah lingkungan dari limbah industri.
Napi Lapas Tangerang menciptakan paving blok ramah lingkungan dari limbah industri. (Beritasatu.com/Wahroni)

Tangerang, Beritasatu.com – Inovasi unik lahir dari balik jeruji besi. Puluhan narapidana di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IA Tangerang berhasil mengubah limbah bahan bakar industri menjadi paving blok ramah lingkungan yang memiliki nilai ekonomi tinggi.

Kepala Lapas Kelas IA Tangerang, Beni Hidayat, menjelaskan, program ini merupakan wujud nyata komitmen pihaknya dalam menghadirkan solusi atas permasalahan lingkungan sekaligus memberdayakan warga binaan.

“Yang pertama tentu ini solusi lingkungan, bagaimana memanfaatkan limbah menjadi produk bernilai ekonomi. Selain itu, ada efisiensi bahan baku dan harapan agar produk ini bisa bersaing di pasaran,” ujar Beni Hidayat, Kamis (6/11/2025).

ADVERTISEMENT

Sebanyak 80 narapidana terlibat dalam proses produksi, mulai dari tahap pengolahan bahan hingga pascaproduksi. Setiap hari, mereka mampu menghasilkan sekitar 7.000 buah paving blok.

Inovasi ini mulai menarik perhatian kalangan industri. Salah satu perusahaan pengelola lapangan padel di Jakarta Selatan bahkan telah memesan sebanyak 1.000 meter persegi paving blok hasil karya warga binaan Lapas Tangerang.
Beni menambahkan, produk paving blok tersebut memiliki harga kompetitif karena menggunakan bahan dasar limbah dan didukung oleh tenaga kerja terampil.

“Harga kami bisa bersaing karena berbahan dasar limbah dan tenaga kerja yang cukup banyak. Produk ini ramah lingkungan dan kualitasnya tidak kalah dengan produk komersial lainnya,” jelasnya.

Melalui inovasi ini, Lapas Kelas IA Tangerang tidak hanya berkontribusi terhadap pelestarian lingkungan, tetapi juga membuka peluang pembinaan ekonomi bagi warga binaan. Mereka diharapkan dapat kembali ke masyarakat dengan keterampilan dan kemandirian baru.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon