ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Kepala Desa Ini Tak Ambil Gaji demi Biayai Umrah Puluhan Guru Ngaji

Jumat, 14 November 2025 | 14:48 WIB
W
RA
Penulis: Wahroni | Editor: RP
Jemaah umrah.
Jemaah umrah. (ANTARA/Khalis Surry)

Tangerang, Beritasatu.com – Sikap dermawan Kepala Desa Kosambi Timur, Kabupaten Tangerang, Banten tengah menjadi sorotan publik. Hasan Nudin diketahui sama sekali tidak mengambil gaji maupun tunjangan sebagai aparatur desa. Seluruh pendapatan bulanannya disalurkan untuk memberangkatkan warga, terutama para guru ngaji untuk menunaikan ibadah umrah.

Hasan Nudin menuturkan, tekad ini berawal dari pengalaman pribadinya saat pertama kali menunaikan ibadah umrah pada 2009. Saat itu, ia teringat pada guru ngajinya di kampung halaman yang menurutnya sangat layak bisa menginjakkan kaki di Tanah Suci.

"Pada 2000 berangkat ke Tanah Suci, saat di Makkah teringat pada guru ngaji dan berpikir rasanya mereka jauh lebih layak untuk menginjakkan kaki di Makkah dan Madinah. Sepulang dari sana, kami arahkan program agar setiap ustaz di Kosambi Timur harus saya berangkatkan umrah," ujar Hasan di Tangerang, Jumat  (14/11/2024).

ADVERTISEMENT

Setiap bulan, Hasan menyumbangkan seluruh gajinya sebagai kepala desa yang berjumlah sekitar Rp 4 juta, ditambah bersama tunjangan jabatan dan tunjangan kepala desa yang totalnya mencapai sekitar Rp 3 juta. Hasan mendonasikan sekitar Rp 7 juta per bulan untuk membantu warganya berangkat umrah.

"Semua itu saya tidak ambil, bahkan kartu ATM-nya dipegang anak saya. Kami sudah sepakat sejak awal," imbuhnya.

Hasan menegaskan bahwa keputusan tidak mengambil gaji bukan karena alasan politik atau pencitraan di mata warga, melainkan tulus ingin rezekinya selalu berkah.

"Insyaallah gaji itu halal 100%. Kalau kami mengambil uang dari yang lain, kami khawatir uangnya tidak berkah. Jadi lebih baik gaji ini yang saya salurkan untuk memberangkatkan umrah," tambahnya.

Melalui program yang dijalankan Hasan Nudin, puluhan warga, terutama guru ngaji, telah berhasil diberangkatkan umrah dengan setiap periode, sedikitnya lima orang yang diberangkatkan.

"Kurang lebih sudah sekitar 50-an orang dan ini khusus guru ngaji. Saya hanya ingin mengucapkan terima kasih kepada guru-guru ngaji yang ada di Kosambi Timur. Harapan saya, jadilah guru ngaji terbaik untuk murid-muridnya dan terus berikan ilmu untuk masyarakat," tutup Hasan. 
 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon