ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Pemprov Banten Pastikan Pembangunan Jalan Desa Dimulai 2026

Rabu, 21 Januari 2026 | 12:15 WIB
MW
JS
Penulis: Muhamad Fajar Mutaqien Wahyudi | Editor: JJS
Jalan Desa di Banten.
Jalan Desa di Banten. (Beritasatu.com/Muhammad Fajar Mutaqien Wahyudi)

Serang, Beritasatu.com - Gubernur Banten Andra Soni melakukan kunjungan kerja ke Desa Palasari, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, Banten.

Kunjungan ini bertujuan meninjau progres pembangunan rumah bagi warga terdampak bencana sekaligus memastikan rencana pembangunan infrastruktur jalan desa melalui program unggulan bangun jalan desa sejahtera (Bang Andra).

Dalam kesempatan tersebut, Andra Soni meninjau dua unit rumah bantuan bencana milik Suwandi dan Amenah, warga Kampung Palasari. Rumah tersebut dibangun menggunakan teknologi Rumah Instan Sederhana Sehat (Risha) dengan progres pembangunan fisik yang telah mencapai 55%.

ADVERTISEMENT

Gubernur Andra Soni menegaskan, pembangunan rumah bantuan tersebut merupakan bentuk respons cepat Pemerintah Provinsi Banten atas usulan kepala desa setempat bagi warga yang terdampak bencana.

“Dua rumah ini merupakan usulan dari kepala desa. Pemerintah Provinsi Banten berkomitmen memastikan proses pembangunannya berjalan sesuai standar, sehingga nantinya dapat segera ditempati dengan layak oleh penerima manfaat,” ujar Andra Soni kepada wartawan, Rabu (21/1/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Gubernur didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Banten, Tinawati Andra Soni.
Program Bang Andra Bangun Jalan Desa Palasari.

Selain sektor perumahan, Andra Soni juga meninjau rencana pelaksanaan program infrastruktur Bang Andra di Desa Palasari. Pemerintah Provinsi Banten merencanakan pembangunan satu ruas jalan desa sepanjang 1,1 kilometer dengan konstruksi beton.

“Pembangunan jalan desa ini diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas warga, memperlancar aktivitas ekonomi, serta menunjang mobilitas masyarakat, termasuk akses menuju sekolah dan fasilitas pelayanan kesehatan,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Provinsi Banten, M Rachmat Rogianto menjelaskan, pembangunan rumah di Palasari memanfaatkan stok bantuan material dari anggaran tahun sebelumnya. Langkah ini memungkinkan penanganan bencana dilakukan tanpa menunggu tahun anggaran baru.

“Kita menggunakan stok yang sudah ada. Stok ini memang disiapkan agar ketika terjadi bencana, bantuan bisa langsung disalurkan dan pembangunan segera dilakukan,” ujar Rachmat.

Ia menambahkan, sepanjang 2025 Dinas Perkim Provinsi Banten telah meningkatkan kualitas 389 unit rumah tidak layak huni (RTLH) menjadi layak huni di berbagai kabupaten dan kota.

“Pembangunan terbanyak berada di Kabupaten Pandeglang sebanyak 133 unit, disusul Kabupaten Lebak 129 unit. Sisanya tersebar di kabupaten dan kota lain, termasuk Kabupaten Tangerang sebanyak 19 unit,” tutupnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Warga Resah Bau Sampah Menggunung di Jalan Provinsi Banten

Warga Resah Bau Sampah Menggunung di Jalan Provinsi Banten

BANTEN
Luncurkan Gemar, Andra Soni Ambil Rapor Putranya di Sekolah

Luncurkan Gemar, Andra Soni Ambil Rapor Putranya di Sekolah

BANTEN
Duduk Perkara Kasus Tanah Tangerang yang Seret Nama Bupati Tanggamus

Duduk Perkara Kasus Tanah Tangerang yang Seret Nama Bupati Tanggamus

NUSANTARA
Rupiah Anjlok, Uang Rp 50.000 Kini Sulit Penuhi Kebutuhan Dapur Warga

Rupiah Anjlok, Uang Rp 50.000 Kini Sulit Penuhi Kebutuhan Dapur Warga

EKONOMI
Libur Panjang Dongkrak Ekonomi Sawarna, Uang Beredar Rp 1 Miliar Per Hari

Libur Panjang Dongkrak Ekonomi Sawarna, Uang Beredar Rp 1 Miliar Per Hari

BANTEN
Polisi Bongkar Pabrik Kosmetik Ilegal di Tangerang

Polisi Bongkar Pabrik Kosmetik Ilegal di Tangerang

BANTEN

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon