H-1 Ramadan, Daging Sapi Rp 150.000 per Kilo Tetap Diburu Warga Lebak
Rabu, 18 Februari 2026 | 15:50 WIB
Lebak, Beritasatu.com – Sehari menjelang Ramadan 1447 Hijriah, lapak pedagang daging sapi dan kerbau di Pasar Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten, diserbu warga pada Rabu (18/2/2026). Meski harganya telah menembus Rp 150.000 – Rp 160.000 per kilogram.
Warga menyerbu para pedagang daging sapi dan kerbau hari ini sebagai persiapan tradisi munggahan dan makan sahur pertama bersama keluarga. Berdasarkan pantauan Beritasatu.com di lokasi, aktivitas jual beli di pasar terlihat jauh lebih ramai dibandingkan hari biasa. Sejumlah warga memadati lapak pedagang daging sapi dan kerbau seiring meningkatnya kebutuhan menjelang bulan suci Ramadan.
Kenaikan harga mulai terasa hampir sepekan terakhir. Saat ini, harga daging sapi dijual Rp 150.000 per kilogram dari sebelumnya Rp 130.000 per kilogram. Bahkan, harga sempat berada di angka Rp 140.000 sebelum kembali naik. Sementara itu, harga daging kerbau turut mengalami kenaikan dari Rp 140.000 menjadi Rp 160.000 per kilogram.
Salah satu pedagang daging sapi dan kerbau di Pasar Rangkasbitung, Saeful (46), mengatakan lonjakan harga dan permintaan sudah terjadi sejak mendekati Ramadan.
"Sekarang harga sudah Rp 150.000. Awalnya Rp 130.000, sempat Rp 140.000 ribu, sekarang naik lagi. Kebanyakan pembeli cari daging sapi," ujar Saeful saat ditemui, Rabu (18/2/2026).
Menurut Saeful, peningkatan permintaan menjelang Ramadan jauh lebih tinggi dibandingkan hari biasa. Jika pada hari normal ia hanya memotong satu ekor sapi per hari, kini jumlahnya meningkat menjadi dua hingga tiga ekor. Ia memprediksi kenaikan akan terus terjadi hingga Lebaran.
Sementara itu, salah satu pembeli, Nurasiah (53), mengaku sengaja membeli satu kilogram daging sapi untuk tradisi munggahan bersama keluarga.
"Beli 1 kilogram harganya Rp 150.000. Ya sudah biasa kalau mau puasa Ramadan naik. Ini buat dimasak rendang, untuk makan bersama keluarga," ucapnya.
Ia menambahkan, tradisi munggahan yang dilakukan menjelang Ramadan merupakan kebiasaan turun-temurun yang hanya dilakukan setahun sekali sebagai bentuk rasa syukur dalam menyambut bulan puasa.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Jet AS Rontok di Iran, Ini Daftar Peristiwa yang Memalukan Amerika




