ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Berbekal Rp 30 Miliar, Pemkab Tangerang Perbaiki 219 Jalan pada 2026

Jumat, 20 Februari 2026 | 04:22 WIB
WK
DM
Penulis: Wawan Kurniawan | Editor: DM
Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kabupaten Tangerang, Iwan Firmansyah mengatakan pihaknya menargetkan perbaikan menyeluruh terhadap 219 jalan rusak pada 2026. Langkah ini menjadi bagian dari program rancangan pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD).
Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kabupaten Tangerang, Iwan Firmansyah mengatakan pihaknya menargetkan perbaikan menyeluruh terhadap 219 jalan rusak pada 2026. Langkah ini menjadi bagian dari program rancangan pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD). (Antara/Azmi Samsul M)

Tangerang, Beritasatu.com - Pemerintah Kabupaten Tangerang menargetkan perbaikan menyeluruh terhadap 219 jalan rusak pada 2026. Langkah ini menjadi bagian dari program rancangan pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD).

Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kabupaten Tangerang, Iwan Firmansyah, mengatakan seluruh lokasi tersebut merupakan kewenangan Pemkab Tangerang. “Berdasarkan RPJMD, pada 2026 terdapat 219 jalan yang akan dilakukan perbaikan,” ujar Iwan, Kamis (19/2/2026).

Beberapa ruas jalan utama yang masuk daftar prioritas perbaikan, antara lain Jalan Raya Pasar Kemis-Rajeg, Jalan Raya Pakuhaji-Sepatan, dan Jalan Raya Cikupa-Pasar Kemis. Untuk Jalan Raya Pasar Kemis-Rajeg sepanjang 3,3 kilometer, dibutuhkan anggaran sekitar Rp 26,61 miliar guna perbaikan permanen.

ADVERTISEMENT

“Untuk Jalan Raya Pasar Kemis-Rajeg sepanjang 3,3 kilometer, anggaran yang dibutuhkan kurang lebih sebesar Rp 26,61 miliar,” jelasnya.

Sementara itu, perbaikan Jalan Raya Pakuhaji-Sepatan sudah memasuki tahap lelang dan diperkirakan menelan anggaran sekitar Rp 30 miliar.

Iwan menjelaskan, pemeliharaan rutin jalan sejatinya sudah dilakukan sejak Januari hingga awal Februari 2026. Namun, untuk perbaikan permanen dijadwalkan dimulai setelah Ramadan 1447 Hijriah. 

“Sebetulnya perawatan atau pemeliharaan sudah dilakukan sejak Januari, tetapi untuk perbaikan permanen memang baru akan dilakukan pasca-Ramadan,” katanya.

Menurut Iwan, tingginya curah hujan menjadi salah satu penyebab utama kerusakan jalan di Kabupaten Tangerang. Genangan air saat musim hujan membuat sejumlah ruas cepat mengalami kerusakan.

Ia menambahkan, persoalan serupa juga terjadi di wilayah Jabodetabek dan Provinsi Banten, termasuk DKI Jakarta, terutama pascabanjir. Dengan langkah percepatan ini, Pemkab Tangerang berharap kondisi infrastruktur jalan pada 2026 semakin membaik dan mendukung mobilitas serta pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Pemkab Tangerang Gelar Nobar Piala Dunia 2026 di 29 Kecamatan

Pemkab Tangerang Gelar Nobar Piala Dunia 2026 di 29 Kecamatan

BANTEN
Harga BBM Naik, Pemkab Tangerang Pangkas Volume Proyek Infrastruktur

Harga BBM Naik, Pemkab Tangerang Pangkas Volume Proyek Infrastruktur

BANTEN
Sekcam Mauk Main PS Saat Kerja, Pemkab Tangerang Bakal Rutin Sidak ASN

Sekcam Mauk Main PS Saat Kerja, Pemkab Tangerang Bakal Rutin Sidak ASN

BANTEN
Main PS Saat Jam Kerja, Sekcam Mauk Kena Sanksi Pemkab Tangerang

Main PS Saat Jam Kerja, Sekcam Mauk Kena Sanksi Pemkab Tangerang

BANTEN
Pemkab Tangerang Targetkan Penataan 25 Desa di Kawasan Pesisir

Pemkab Tangerang Targetkan Penataan 25 Desa di Kawasan Pesisir

BANTEN
Pemkab Tangerang Segera Bangun 3 Macam Giant Sea Wall

Pemkab Tangerang Segera Bangun 3 Macam Giant Sea Wall

BANTEN

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon