Ratusan Warga Lebak Berebut Bantuan Beras dan Minyakita
Sabtu, 28 Maret 2026 | 12:34 WIB
Lebak, Beritasatu.com - Ratusan warga Desa Sukarendah, Kecamatan Warunggunung, Kabupaten Lebak, memadati lokasi penyaluran bantuan pangan pemerintah, Sabtu (28/3/2026). Sebanyak 884 keluarga penerima manfaat (KPM) tercatat menerima bantuan berupa beras dan minyak goreng di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok.
Program ini merupakan tahap pertama bantuan pangan 2026 yang digulirkan Badan Pangan Nasional (Bapanas) bersama Perum Bulog sebagai bagian dari upaya menjaga ketahanan pangan dan daya beli masyarakat berpenghasilan rendah.
Pantauan di lokasi menunjukkan warga, yang didominasi ibu rumah tangga, sudah mengantre sejak pagi hari di kantor Desa Sukarendah. Antrean bahkan mengular hingga ke jalan, dengan sebagian warga terlihat berdesakan demi mendapatkan bantuan.
Petugas desa bersama babinsa TNI turut membantu mengatur jalannya pembagian agar tetap tertib dan lancar. Setiap KPM menerima bantuan berupa 20 kilogram (kg) beras serta minyak goreng kemasan rakyat, Minyakita, sebanyak 4 liter.
Salah satu warga Kampung Cipasung, Suheni (43), mengaku telah mengantre sejak pukul 08.00 WIB. Ia menyebut bantuan tersebut sangat membantu kebutuhan keluarganya di tengah mahalnya harga bahan pokok. “Alhamdulillah terbantu, apalagi sekarang harga-harga serba mahal,” ujarnya kepada Beritasatu.com.
Hal serupa disampaikan Wati (38), warga Kampung Hasem Sabrang, yang mengaku baru pertama kali menerima bantuan tersebut. “Alhamdulillah sangat membantu untuk kebutuhan makan,” katanya.
Keduanya berharap program bantuan pangan ini dapat terus berlanjut ke depan.
Kepala Desa Sukarendah, Amin, menjelaskan jumlah penerima bantuan di wilayahnya mencapai 884 KPM dari sekitar 1.673 keluarga dengan jumlah penduduk lebih dari 6.000 jiwa. Ia menyebut penyaluran ini merupakan lanjutan dari bantuan periode Januari dan Februari yang baru terealisasi pada akhir Maret.
“Hari ini kami tetap melayani meskipun hari libur sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Amin berharap ke depan kuota bantuan dapat ditingkatkan, mengingat masih banyak warga yang membutuhkan. “Kami berharap ada penambahan kuota bantuan di masa mendatang,” pungkasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan Biaya di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Piala Dunia 2026: 2 Gol Undav Bawa Jerman Comeback Lawan Pantai Gading




