ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Banjir Rendam Kunciran Indah Tangerang, Aktivitas Warga Lumpuh

Senin, 4 Mei 2026 | 22:14 WIB
W
DM
Penulis: Wahroni | Editor: DM
Banjir setinggi 60 sentimeter (cm) merendam permukiman warga di Kunciran Indah, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, seusai hujan deras pada Senin (4/5/2026) sore. Genangan air menyebabkan akses di Jalan Ageng Tirtayasa terputus dan aktivitas warga terganggu.
Banjir setinggi 60 sentimeter (cm) merendam permukiman warga di Kunciran Indah, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, seusai hujan deras pada Senin (4/5/2026) sore. Genangan air menyebabkan akses di Jalan Ageng Tirtayasa terputus dan aktivitas warga terganggu. (Beritasatu.com/Wahroni)

Tangerang, Beritasatu.com - Banjir setinggi 60 sentimeter (cm) merendam permukiman warga di Kunciran Indah, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, seusai hujan deras pada Senin (4/5/2026) sore. Genangan air menyebabkan akses di Jalan Ageng Tirtayasa terputus dan aktivitas warga terganggu. 

Salah satu warga, Zaki, mengungkapkan banjir di wilayah tersebut bukan kejadian baru. Ia menyebut genangan hampir selalu terjadi setiap kali hujan deras mengguyur. “Setiap bulan pasti ada. Kalau hujan, pasti banjir,” ujarnya.

Ketinggian air yang mencapai sekitar 60 cm membuat air masuk ke dalam toko milik warga. Kondisi ini memaksa pelaku usaha menghentikan aktivitas sementara. “Air masuk ke toko, jadi terpaksa tutup. Aktivitas loading barang juga tertunda,” kata Zaki.

ADVERTISEMENT

Kerugian pun tidak bisa dihindari, terutama pada barang dagangan, seperti kayu dan kardus yang rusak akibat terendam banjir. Selain merendam bangunan, banjir juga membuat jalan tidak dapat dilalui kendaraan. Warga kesulitan beraktivitas dan mobilitas sehari-hari menjadi terhambat.

Warga menduga penyebab utama banjir adalah sistem drainase yang tidak optimal. Saluran air yang sempit dan tertutup membuat air meluap saat hujan deras. “Saluran air kurang dan ada yang tertutup, jadi meluap,” jelas Zaki.

Warga berharap pemerintah segera melakukan pembenahan sistem drainase agar banjir tidak terus berulang dan merugikan masyarakat. Banjir yang kerap terjadi ini dinilai tidak hanya merusak barang, tetapi juga melumpuhkan aktivitas ekonomi warga.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

8 Desa di Pati Kembali Banjir, Ribuan Warga Terdampak

8 Desa di Pati Kembali Banjir, Ribuan Warga Terdampak

JAWA TENGAH
Banjir Rendam Cinangka hingga Tapos, Pengendara Pilih Dorong Motor

Banjir Rendam Cinangka hingga Tapos, Pengendara Pilih Dorong Motor

JAWA BARAT
Hari Kedua, Banjir Masih Rendam Permukiman Warga di Cipondoh Tangerang

Hari Kedua, Banjir Masih Rendam Permukiman Warga di Cipondoh Tangerang

BANTEN
Banjir Rendam Kebon Pala, Warga Beraktivitas di Tengah Genangan

Banjir Rendam Kebon Pala, Warga Beraktivitas di Tengah Genangan

JAKARTA
Banjir Masih Rendam Cipondoh, 210 Warga Terpaksa Mengungsi

Banjir Masih Rendam Cipondoh, 210 Warga Terpaksa Mengungsi

BANTEN
BPBD Catat 80 RT dan 3 Ruas Jalan di Jakarta Tergenang Banjir

BPBD Catat 80 RT dan 3 Ruas Jalan di Jakarta Tergenang Banjir

JAKARTA

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon