ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Banjir Putus Akses Tangerang-Jakarta Barat di Cipondoh

Selasa, 5 Mei 2026 | 08:32 WIB
W
BW
Penulis: Wahroni | Editor: BW
Pengendara nekat melintasi banjir dengan sepeda motornya di Jalan KH Ahmad Dahlan Cipondoh, Akses Tangerang–Jakarta Barat, Selasa 5 Mei 2026.
Pengendara nekat melintasi banjir dengan sepeda motornya di Jalan KH Ahmad Dahlan Cipondoh, Akses Tangerang–Jakarta Barat, Selasa 5 Mei 2026. (Beritasatu.com/Wahroni)

Tangerang, Beritasatu.com - Banjir merendam Jalan KH Ahmad Dahlan di Kelurahan Petir, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, pada Selasa (5/5/2026). Akibatnya, akses penghubung antara wilayah Tangerang dan Rawa Buaya, Jakarta Barat, sempat terputus dan mengganggu aktivitas masyarakat.

Ketinggian air dilaporkan cukup signifikan hingga menyebabkan sejumlah kendaraan roda dua mogok. Sementara itu, kendaraan roda empat masih dapat melintas, tetapi harus berjalan perlahan untuk menghindari kerusakan mesin.

Salah satu pengendara, Harun, mengaku terjebak banjir saat hendak berangkat kerja menuju kawasan Semanan, Jakarta Barat. Ia menyebut genangan air di beberapa titik mencapai sekitar 50 sentimeter.

ADVERTISEMENT

“Saya tadi mau berangkat kerja seperti biasa ke Semanan, tetapi terjebak banjir di belakang sana, sekitar 50 sentimeter. Saya sempat diarahkan untuk putar balik ke dalam perumahan, tetapi di sini juga banjir,” ujar Harun.

Ia menambahkan, banyak sepeda motor yang mogok saat mencoba menerobos genangan air. “Motor banyak yang mogok di sana, banyak juga yang akhirnya balik lagi,” katanya.

Menurut Harun, banjir dipicu oleh hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut, ditambah meluapnya aliran kali di sekitar lokasi. Kondisi saluran air yang sudah penuh turut memperparah genangan.

“Hujan deras sekali, mungkin air dari kali juga meluap. Saluran sudah penuh, jadi air tidak tertampung,” jelasnya.

Dampak banjir ini cukup terasa bagi warga, terutama mereka yang hendak berangkat kerja. Harun mengaku mengalami keterlambatan karena harus mencari jalur alternatif.

“Harapannya sih ke depan ada solusi supaya tidak banjir lagi, karena ini menghambat aktivitas. Saya biasanya berangkat pukul 06.30 WIB, harusnya sudah sampai pukul 08.00 WIB, tetapi sekarang masih di sini dan jadi terlambat,” ujarnya.

Warga berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret, seperti perbaikan sistem drainase dan normalisasi aliran air, agar kejadian serupa tidak kembali terulang dan aktivitas masyarakat dapat berjalan normal.
 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

AHY: Penanganan Banjir Jakarta Tak Bisa Hanya Andalkan Infrastruktur

AHY: Penanganan Banjir Jakarta Tak Bisa Hanya Andalkan Infrastruktur

JAKARTA
Hari Kedua, Banjir Masih Rendam Permukiman Warga di Cipondoh Tangerang

Hari Kedua, Banjir Masih Rendam Permukiman Warga di Cipondoh Tangerang

BANTEN
Banjir Rendam Kebon Pala, Warga Beraktivitas di Tengah Genangan

Banjir Rendam Kebon Pala, Warga Beraktivitas di Tengah Genangan

JAKARTA
Banjir Masih Rendam Cipondoh, 210 Warga Terpaksa Mengungsi

Banjir Masih Rendam Cipondoh, 210 Warga Terpaksa Mengungsi

BANTEN
BPBD Catat 80 RT dan 3 Ruas Jalan di Jakarta Tergenang Banjir

BPBD Catat 80 RT dan 3 Ruas Jalan di Jakarta Tergenang Banjir

JAKARTA
Ratusan Rumah di Cipondoh Masih Terendam Luapan Kali Angke

Ratusan Rumah di Cipondoh Masih Terendam Luapan Kali Angke

BANTEN

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon