Rektor Unika Atma Jaya Dorong Mahasiswa Gunakan Hak Pilih Saat Pemilu
Jumat, 26 Januari 2024 | 20:24 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - 18 hari menuju Pemilu 2024 pada 14 Februari 2024, Universitas Katolik Indonesia (Unika) Atma Jaya Jakarta menyatakan komitmennya untuk mendorong partisipasi mahasiswa dalam pemilu.
Pernyataan ini disampaikan oleh Rektor Unika Atma Jaya Jakarta, Yuda Turana, dalam Seminar Nasional Edukasi Politik dengan tema "Orang Muda dan Masyarakat Mencermati Pemilu Bersih dan Mengawal Hasil Secara Bertanggung Jawab untuk Masa Depan Indonesia Lebih Baik" di Gedung Yustinus, Semanggi, Jakarta, Jumat (26/1/2024).
Yuda Turana menegaskan bahwa Unika Atma Jaya akan mengutamakan kepentingan nasional, yaitu pelaksanaan Pemilu 2024, di atas kegiatan perkuliahan, termasuk ujian. Pemilu dianggap sebagai suatu pesta demokrasi yang memerlukan dukungan penuh dari seluruh warga negara.
"Segala hal yang menyangkut kepentingan nasional didahulukan, sekalipun ujian karena ini suatu pesta demokrasi dan hak serta kewajiban untuk mendukung pemilu," ujarnya.
Yuda Turana menekankan bahwa Unika Atma Jaya Jakarta tidak hanya memprioritaskan Pemilu 2024, melainkan juga selalu memperhatikan hari-hari penting yang berkaitan dengan kepentingan bangsa, seperti peringatan Hari Kemerdekaan 17 Agustus dan acara-acara nasional lainnya.
"Pada seminar ini, kami mengajak para pemilih pemula untuk menggunakan hak suara dengan bijak, menghargai perbedaan dalam pilihan di Pilpres 2024, dan menghindari golput," tambahnya.
Dia juga menekankan pentingnya berpikir rasional dalam memilih, dengan memiliki informasi dan track record para peserta pemilu. Anak muda diminta untuk tidak memilih secara emosional atau berdasarkan alasan yang tidak masuk akal.
"Kita harus fokus pada kepentingan bangsa dan menyaring aspek-aspek yang bersifat emosional serta untuk kepentingan pribadi dan golongan," tutupnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Mengejutkan! 200.000 Anak Indonesia Terjerat Judi Online
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Mengejutkan! 200.000 Anak Indonesia Terjerat Judi Online




