ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Elektabilitas Prabowo-Gibran Tembus 50,7 Persen, TKN: Hadiah Buat Kami

Rabu, 31 Januari 2024 | 08:10 WIB
FE
MF
Penulis: Fito Akhmad Erlangga | Editor: DIN
Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka dalam kegiatan Penguatan Antikorupsi untuk Penyelenggara Berintegritas (Paku Integritas) di Gedung Juang KPK, Rabu 17 Januari 2024.
Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka dalam kegiatan Penguatan Antikorupsi untuk Penyelenggara Berintegritas (Paku Integritas) di Gedung Juang KPK, Rabu 17 Januari 2024. (Youtube/KPK RI)

Jakarta, Beritasatu.com - Wakil Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran Lindsey Afsari Puteri menanggapi hasil survei yang dikeluarkan oleh Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA yang menyebut elektabilitas pasangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 2, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka tembus 50,7 persen. Lindsey menganggap bahwa hasil survei itu sebagai hadiah.

Meskipun unggul dalam survei, ia menyebut bahwa pihaknya tak mau lengah dan terus melakukan kerja elektoral mengingat waktu pemilu yang tinggal dua pekan lagi.

"Capaian dari survei yang sekarang ini menjadi hadiah buat kami, tetapi tidak boleh juga lengah. Memang tinggal dua minggu lagi, tetapi yang namanya kompetisi atau kontestasi pasti akan ada strategi strategi dari tim paslon lain," ujarnya seusai menerima deklarasi dukungan untuk Prabowo-Gibran dari relawan ojek pangkalan di rumah Prabowo, Jalan Kertanegara 4, Jakarta Selatan, Selasa, (30/1/2024).

ADVERTISEMENT

Ia menyebut bahwa pihaknya optimistis pemilu dapat digelar satu putaran. Ia menganggap bahwa dengan gelaran pemilu sekali putaran maka akan menghemat anggaran negara. Ia juga menjelaskan bahwa apabila terjadi pemilu putaran kedua maka anggaran yang harus dikeluarkan negara tidak sedikit.

"Yang pasti kalau kita bicarakan teman-teman di TKN ini dan khususnya Pak Prabowo kan ada di pemerintahan. Pemerintah itu kan mengatur anggaran juga makanya ini bisa mengefisiensi anggaran," ungkapnya.

Menurutnya, kalau harus terjadi dua putaran maka harus ada anggaran yang diturunkan lagi untuk melaksanakan putaran kedua. "(Anggaran) itu tidak kecil maka itu salah satu targetnya," sambungnya.

Sebelumnya, Lingkaran Survei Indonesia (LSI) merilis hasil temuan dan analisis survei nasional elektabilitas calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) dengan tajuk "Di Ambang Pilpres Satu Putaran Saja?".

Menurut hasil survei terbaru dari LSI yang digelar 16-26 Januari 2024, pasangan calon (paslon) capres dan cawapres nomor urut 2, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka unggul dibanding kedua paslon capres-cawapres lainnya, yakni Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar serta Ganjar Prabowo dan Mahfud MD.

Hasil survei simulasi kertas suara Pilpres 2024 akhir Januari 2024, Prabowo–Gibran berada di posisi teratas dengan elektabilitas sebesar 50,7 persen. Posisi kedua disusul Anies-Muhaimin dengan elektabilitas 22,0 persen. Posisi ketiga Ganjar-Mahfud dengan elektabilitas sebesar 19,7 persen. 
 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon