Debat Capres, Prabowo: Negara Harus Berpihak pada Penyandang Disabilitas
Minggu, 4 Februari 2024 | 21:50 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Calon presiden (capres) nomor urut 2, Prabowo Subianto menekankan pentingnya keberpihakan negara terhadap penyandang disabilitas sebagai langkah menuju peningkatan inklusivitas di Indonesia. Pernyataan tersebut disampaikannya pada segmen ketiga debat kelima Pilpres 2024 yang merupakan debat capres, di JCC Seanyan, Jakarta, Minggu (4/2/2024).
"Saya kira masalah disabilitas ini perlu ada suatu keberpihakan dari pemerintah," ungkap Prabowo debat capres.
Pernyataan Prabowo tersebut merupakan tanggapan atas pertanyaan panelis terkait komitmen pasangan calon presiden dan calon wakil presiden Pilpres 2024 terhadap masyarakat penyandang disabilitas.
Prabowo menyoroti perlunya campur tangan pemerintah untuk mendukung pendidikan khusus bagi penyandang disabilitas dan pengembangan teknologi yang dapat memudahkan kehidupan mereka. Menurut Prabowo, inovasi teknologi saat ini telah memberikan solusi untuk membantu kelompok disabilitas, seperti penggunaan teknologi untuk penglihatan dan pendengaran.
"Sekarang sudah banyak terobosan dalam bidang teknologi, untuk membantu kaum disabilitas. Mereka yang penglihatan kurang, yang pendengaran kurang, dan sebagainya. Jadi, pemerintah harus lebih banyak pengeluaran membantu kaum disabilitas," paparnya dalam debat capres.
Ketua Umum Partai Gerindra itu juga mengakui bahwa upaya keberpihakan pada penyandang disabilitas sudah dilakukan oleh partainya.
"Saya sendiri sudah sejak awal berjuang di bidang politik, sebagai ketua umum Gerindra, kami yang mensponsori Undang-Undang Disabilitas. Kami yang termasuk mendorong itu lolos di DPR," tambahnya dalam debat capres.
Diketahui, tema debat kelima Pilpres 2024 yang merupakan debat capres adalah kesejahteraan sosial, kebudayaan, pendidikan, teknologi informasi, kesehatan, ketenagakerjaan, sumber daya manusia, dan inklusi.
Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan lima kali pelaksanaan debat capres dan cawapres pada Pilpres 2024, yang berlangsung selama masa kampanye Pemilu 2024 dari 28 November 2023 hingga 10 Februari 2024.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Polisi Temukan Senjata Tajam di TKP Mahasiswi Unpad Dilindas Motor




