Unggul Telak Versi Quick Count, Prabowo-Gibran di Ambang Menang Satu Putaran
Jumat, 16 Februari 2024 | 08:46 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Peneliti Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA, Adjie Alfaraby meyakini bahwa Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka di ambang menang satu putaran pada Pilpres 2024. Keyakinan itu tak terlepas karena pasangan calon nomor urut 2 tersebut unggul telak lewat quick count atau hitung cepat.
Adjie menyampaikan, quick count dapat menjadi rujukan untuk melihat hasil pemilu. Pasalnya, secara historis quick count hasilnya selalu tak berbeda jauh dengan pemungutan suara resmi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU).
BACA JUGA
Real Count KPU Pukul 15.00: Menang di Kandang Banteng, Prabowo-Gibran Raup 56,22 Persen Suara
“Jadi kami mendeteksi bahwa pasangan nomor urut 2 itu akan menang dalam satu putaran karena angka survei kami yang terakhir sudah di angka 53% dengan tren naik dalam satu bulan 7 sampai 8%,” kata Adjie kepada Beritasatu.com, Kamis (15/2/2024).
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa LSI juga telah mendeteksi tren penurunan dukungan yang signifikan terhadap pasangan nomor urut 3, Ganjar Pranowo-Mahfud MD. Sementara, pasangan nomor urut 1, Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar cenderung akan menempati posisi kedua pada hasil Pilpres 2024.
“Jadi tren turun pasangan nomor urut 3 memang sudah terbaca di survei terakhir kami sehingga memang tren turun itu ternyata berlanjut hingga hari H pemilihan, sehingga kalau kita lihat hasil quick count sekarang itu pasangan nomor urut 3 kurang lebih di angka 16-17%,” ujar Adjie.
“Sementara, pasangan nomor urut 1 memang kita melihat trennya pasangan ini akan menjadi nomor dua dengan dukungan kurang lebih sekitar 20 sampai 24-25% dan itu juga ternyata sesuai dengan hasil quick count kita yang menunjukkan angka pasangan 1 itu diangka 24-25%. Jadi quick count kita hari kemarin itu mengonfirmasi survei terakhir kita di akhir januari hingga awal Februari 2024,” terang Adjie.
Berdasarkan survei LSI, pasangan nomor urut 2 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka unggul telak sebesar 58,45% versi hasil quick count dari 90% lebih data yang sudah masuk.
Kemudian, disusul pasangan nomor urut 1 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dengan 24,99% dan yang ketiga pasangan nomor urut 3 Ganjar Pranowo-Mahfud MD di angka 16,5%
Adjie menjelaskan, quick count LSI mengambil sekitar 2.000 sampel TPS dari total sekitar 820.000 TPS di seluruh Indonesia. Dari 2.000 TPS itu, margin of error dari quick count LSI beriksar 1%.
“Dari pengalaman-pengalaman kita sebelumnya, plus minus hasil quick count dengan hasil KPU itu selalu di bawah 1% dari Pemilu 2014, 2019, 2009, bahkan Pemilu 2004 itu plus minus hanya 1%,” tandasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Mengejutkan! 200.000 Anak Indonesia Terjerat Judi Online
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Mengejutkan! 200.000 Anak Indonesia Terjerat Judi Online




