Warga Jakarta Diminta Perhatikan Metodologi Quick Count pada Pilkada Jakarta 2024
Rabu, 27 November 2024 | 13:26 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Warga Jakarta diminta untuk memperhatikan metodelogi hitung cepat atau quick count pada Pemilihan Kepala Daerah atau Pilkada Jakarta 2024 yang disuguhkan lembaga survei.
Menurut Statistisi Ahli Madya Badan Pusat Statistik (BPS) Jakarta Theresia Parwati, hal itu penting agar warga Jakarta tidak terjebak pada hasil yang ternyata menyesatkan.
"Quick count kan penghitungan riil. Jadi tidak ada cara membaca khusus. Paling yang perlu diperhatikan, metodologi," ujarnya saat dihubungi di Jakarta, Rabu (27/11/2024).
Theresia menjelaskan, metodologi memuat cara pengambilan sampel unit dan teknik terkait pengumpulan data. Selain metodologi, warga juga perlu melihat rekam jejak lembaga survei yang mengeluarkan hasil hitung cepatnya pada Pilkada Jakarta 2024.
Quick count merupakan metode perhitungan cepat yang dilakukan lembaga survei atau lembaga riset untuk memprediksi hasil Pilkada Jakarta 2024 berdasarkan sebagian data suara yang sudah masuk.
BACA JUGA
Pilkada Jakarta 2024, PDIP: Megawati Soekarnoputri Mencoblos di Kebagusan, Pramono-Rano di Jaksel
Selain quick count, ada juga istilah real count. Metode perhitungan itu resmi dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jakarta berdasarkan penghitungan suara secara manual dari setiap tempat pemungutan suara (TPS) pada Pilkada Jakarta 2024.
KPU Jakarta telah mengeluarkan daftar nama lembaga survei atau jajak pendapat dan penghitungan cepat Pilkada Jakarta 2024 yang telah terakreditasi.
Lembaga-lembaga tersebut, yaitu Poltracking Indonesia, PT Kompas Media Nusantara, Charta Politika, Voxpol Center, Cyrus Network, KedaiKOPI, Indikator, dan Lembaga Survei Indonesia (LSI). Kemudian, PT Citra Publik, PT Indopolling Riset dan Konsultan, Parameter Politik Indonesia, Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC).
Merujuk keputusan KPU Nomor 328 Tahun 2024 tentang Pedoman Teknis Pendaftaran Pemantau atau Lembaga Survei, maka lembaga survei wajib menyampaikan hasil laporannya 15 hari setelah melakukan survei atau jajak pendapat pemilihan dan perhitungan cepat hasil pemilihan.
Sementara itu, KPU Jakarta telah menetapkan tiga pasangan calon (paslon) gubernur dan wakil gubernur pada Pilkada Jakarta 2024. Ketiga paslon tersebut, yaitu nomor urut 1 Ridwan Kamil-Suswono (Rido), nomor urut 2 Dharma Pongrekun-Kun Wardana (Dharma-Kun) dari independen, nomor urut 3 Pramono Anung-Rano Karno (Pramono-Rano).
Sebanyak 8,2 juta pemilih yang telah ditetapkan sebagai daftar pemilih tetap (DPT) Pilkada Jakarta 2024 akan menggunakan hak pilihnya di 14.835 tempat pemungutan suara (TPS) pada Rabu (27/11/2024).
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Mengejutkan! 200.000 Anak Indonesia Terjerat Judi Online
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Mengejutkan! 200.000 Anak Indonesia Terjerat Judi Online




