1 Orang Petugas KPPS di Jawa Barat Meninggal Dunia Saat Bertugas di TPS
Rabu, 27 November 2024 | 22:26 WIB
Bandung, Beritasatu.com - Satu orang petugas kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) di Kota Bogor, Jawa Barat meninggal dunia saat bertugas di tempat pemungutan suara (TPS) pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.
Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat Bey Triadi Machmudin mengonfirmasi, seorang petugas pengamanan TPS di Kota Bogor meninggal dunia.
"Ya (petugas KPPS meninggal dunia) di Kota Bogor, indikasinya serangan jantung. Korban adalah anggota KPPS," ujar Bey dikutip dari Antara, Rabu (27/11/2024).
Menanggapi kejadian anggota KPPS meninggal dunia, serta proses penghitungan suara pilkada yang masih berlangsung, Bey mengingatkan para petugas penyelenggara pilkada, termasuk petugas TPS, untuk selalu memperhatikan kondisi kesehatan dan beristirahat jika merasa lelah.
"Kalau merasa lelah, segera istirahat. Kita sendiri yang tahu kondisi tubuh kita. Jangan sampai memaksakan diri hingga jatuh sakit. Tubuh biasanya memberikan sinyal ketika sudah mencapai batas, jadi dengarkan dan beristirahatlah," katanya.
Ia juga meminta pimpinan panitia pemilihan, dari tingkat TPS hingga tingkat yang lebih tinggi, agar tidak memaksakan petugas untuk terus bekerja tanpa istirahat. Bey menekankan pentingnya belajar dari pengalaman pemilu sebelumnya agar kejadian serupa tidak terulang.
Sebagai langkah antisipasi, pemerintah daerah telah menyiagakan fasilitas kesehatan untuk menghadapi kemungkinan darurat selama Pilkada berlangsung.
"Puskesmas dan fasilitas kesehatan lainnya harus siap bekerja 24 jam selama pelaksanaan Pilkada ini," tambah Bey.
Sebelumnya, Bey melaporkan bahwa proses pemungutan suara di 27 kabupaten/kota di Jawa Barat berjalan lancar, aman, dan kondusif, meskipun beberapa daerah diguyur hujan.
"Berdasarkan laporan dari berbagai daerah, baik dari Polda, TNI, maupun Kejaksaan, Pilkada serentak berlangsung lancar. Meski hujan turun di beberapa wilayah saat proses penghitungan suara, pelaksanaannya tetap terkendali," jelasnya.
Namun, selain insiden petugas KPPS meninggal dunia di TPS, Pilkada 2024 diwarnai juga oleh potensi pemungutan suara ulang (PSU) di Karawang dan Sukabumi.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
1
B-FILES
Libur Kenaikan Isa Almasih, Penumpang Bandara Soetta Capai 131.000




