Petugas KPPS Meninggal Saat Pemungutan Suara di Penjaringan
Rabu, 27 November 2024 | 23:56 WIB
Jakarta Utara, Beritasatu.com - Seorang petugas KPPS di TPS 116, Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara, meninggal dunia saat menjalankan tugas pada Pilkada 2024, Rabu (27/11/2024). Akibat kejadian itu pemungutan suara di TPS tersebut sempat ditunda.
Kabar duka menyelimuti warga di RT 011 RW 017, Gang Marlina, Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara pada Rabu (27/11/2024) siang. Pasalnya, salah satu warga mereka, Achmad Betti, yang menjadi petugas KPPS di TPS 116 meninggal dunia.
Diketahui, saat pemungutan suara masih berlangsung, almarhum sempat minta izin untuk pulang ke rumah. Sesampainya di sana almarhum mengeluh pusing dan sempat berbaring lalu tiba-tiba kejang.
Melihat hal itu keluarga langsung membawa almarhum ke IGD rumah sakit terdekat. Namun malang, almarhum kemudian dinyatakan meninggal dunia. Hal ini diceritakan istri almarhum, Daryati.
"Saya kurang tahu persis, cuma diceritain. Katanya, dia pulang dari sana udah enggak kuat terus pulang. Dia mengeluh pusing, kemudian berbaring di tempat tidur, kejang, langsung bawa ke IGD," Daryati.
Rekan korban, Apit Hidayat, menceritakan tentang petugas KPPS meninggal ini. Menurutnya, sebelum pulang ke rumah almarhum masih terlihat sehat. Bahkan pria berusia 47 tahun itu masih sempat bercanda di TPS tempat ia bertugas.
Namun, di tengah tugasnya, almarhum kemudian izin pulang hingga akhirnya meninggal dunia di rumah sakit terdekat. Akibat kejadian tersebut aktivitas pemungutan suara di TPS 116 sempat ditunda.
"Dapat info almarhum kejang-kejang di rumahnya dan dibawa ke rumah sakit. Kejang-kejang lalu pingsan. Kami kemudian dapat info di rumah sakit bahwa dia sudah meninggal. Saya sebagai pengawas TPS memberitahukan kepada atasan saya. Pemungutan suara sementara dihentikan sementara," kata Apit lagi.
Apit menambahkan, pemungutan suara kembali dilanjutkan pukul 13.30 WIB, setelah sebelumnya dihentikan sejak pukul 11.30 WIB.
Rabu petang, jenazah almarhum dibawa untuk dikebumikan di kampung halamannya di Balaraja, Tangerang, Banten. Petugas KPPS yang meninggal ini meninggalkan seorang istri dan lima orang anak.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Polisi Temukan Senjata Tajam di TKP Mahasiswi Unpad Dilindas Motor




