Bakal Direlokasi, Pedagang Pasar Hewan Barito Minta 2 Hal
Minggu, 20 Juli 2025 | 15:04 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Ratusan pedagang Pasar Hewan Barito, Jakarta Selatan akan direlokasi pada awal Agustus 2025. Relokasi dilakukan menjelang pembangunan Taman ASEAN yang menggabungkan tiga taman menjadi satu ruang terbuka hijau terpadu.
Tercatat ada lebih dari 130 kios di Pasar Barito, didominasi dengan 85 kios hewan, sementara sisanya adalah kios buah dan kuliner. Kepada Beritasatu.com, pedagang di Pasar Barito mengungkapkan pihaknya tidak keberatan apabila harus direkolasi karena adanya pembangunan taman.
"Kalau masalah relokasi, saya itu tidak menentang masalah program pemerintah. Saya senang mau dibikin Taman ASEAN, saya mendukung. Cuma ya sebenarnya itu jangan berat sebelah," ujar Jumedi salah satu pedagang hewan di Pasar Barito, Minggu (20/7/2025).
Ada dua permintaan dari pedagang di Pasar Barito yang diharapkan mendapat perhatian dari para pihak terkait. Pertama, tambahan waktu.
"Kemarin sudah ada isu-isu mau direlokasi, tetapi ada sosialisasi Jumat kemarin, mendadak banget. Jadi, sebelum 8 Agustus 2025, sudah mengosongkan, kurang dari setengah bulan. Kan kita pedagang punya dagangan banyak kayak gini, akhirnya bingung banget," ujar Jumedi.
Tambahan waktu juga dibutuhkan oleh pedagang buah dan parsel. Yoyo, salah satu pedagang menuturkan membutuhkan tambahan waktu setidaknya sampai hari raya Lebaran. Lantaran untuk pedagang buah dan parsel biasanya ramai diburu saat saat hari raya.
"Saya mohon pemerintahan, bapak wali kota, subdit UKM, camat Kebayoran Baru, lurah Kramat Pela, saya mohon pak, kami ini kasih waktu sampai habis Lebaran. Jadi, kita habis lebaran, siap saya angkat sendiri sisa barang saya," ungkap Yoyo.
Permintaan kedua dari para pedagang adalah tempat untuk relokasi sudah dipersiapkan secara matang. Jumedi mengatakan ketika melihat lokasi relokasi belum siap.
"Saya sudah melihat sana, ternyata di sana itu masih rawa-rawa. Jadi bingung mau dikemanakan burung-burungnya. Kapan saja mau direlokasi, kalau sudah siap ada tempatnya, besok, atau dua hari, tiga hari, atau seminggu, atau 10 bulan, saya tidak masalah," tutur Jumedi.
Diketahui, untuk pedagang hewan dan pakan hewan akan direlokasi ke Lenteng Agung, Jagakarsa, sedangkan pedagang buah dan kuliner akan di bawah naungan PD Pasar Jaya.
"Kalau pedagang itu siap, siap saja di Lenteng Agung. Asalkan di sana tempat sudah disediakan. PKL pedagang burung itu warga binaan, jadi tidak susah kalau dibina gini-gini disuruh," jelas seorang pedagang burung dan pakannya bernama Tugiran.
BACA JUGA
Barito Renewables Resmikan Ekspansi dan Penambahan Kapasitas Lima Proyek Star Energy Geothermal
Pembangunan Taman ASEAN merupakan penggabungan tiga taman besar yakni Taman Leuser, Taman Ayodia, dan Taman Langsat. Adapun total luas mencapai 6 hektare, ditargetkan Taman ASEAN selesai pada Desember 2025.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Polisi Temukan Senjata Tajam di TKP Mahasiswi Unpad Dilindas Motor




