Rano Karno Mau Masukkan Dialek Betawi ke Pelajaran Sekolah
Selasa, 5 Agustus 2025 | 20:17 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Wakil Gubernur (Wagub) Jakarta Rano Karno mengusulkan agar Bahasa Indonesia dialek Betawi dimasukkan ke dalam pelajaran sekolah. Usulan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta melestarikan kebudayaan lokal di tengah arus globalisasi.
“Suatu saat akan kami kembalikan, Bahasa Indonesia dialek Betawi ke sekolah-sekolah di Jakarta. Untuk apa? Anak-anak bisa paham dialek Betawi,” ujar Rano saat menghadiri acara Jakarta Youth International Program (JIYP) di Balai Kota Jakarta, Selasa (5/8/2025) dilansir Antara.
Menurut Rano, dialek Betawi memiliki kekayaan bahasa yang menarik untuk dipelajari, termasuk variasi pengucapan yang berbeda-beda di tiap wilayah Jakarta. “Jakarta ini ada yang pakai ‘e’, ada yang ‘o’. ‘Mau ke mane lu’, ‘mau ke mana lo’, beda-beda. Jadi menarik kalau dipelajari,” tambahnya.
Inspirasi ini muncul setelah Rano pulang dari Bali dan mendengar pengumuman bandara serta pesawat yang disampaikan dalam Bahasa Bali. “Itu salah satu usaha menjaga bahasa ibu. Saya rasa Jakarta juga perlu hal serupa agar bahasa daerah kita tak punah,” katanya.
Rano menambahkan, pelajaran dialek Betawi nantinya akan jadi bagian dari muatan lokal di sekolah-sekolah Jakarta. Sebelumnya, ia juga sempat mewacanakan pencak silat masuk ke kegiatan ekstrakurikuler demi memperkuat identitas budaya daerah.
“Pencak silat dan dialek Betawi adalah warisan budaya Jakarta yang harus diketahui generasi muda. Mereka inilah calon pelestari sekaligus diplomat budaya di komunitasnya,” tegas Rano.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Revitalisasi Alun-alun Kota Serang Ditargetkan Rampung Desember 2026




