Kenapa Imlek Selalu Hujan? BMKG Ungkap Fakta Klimatologis
Senin, 16 Februari 2026 | 18:20 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Momen perayaan Tahun Baru Imlek di Indonesia identik dengan hujan. Umumnya hujan yang mengguyur berintensitas sedang hingga lebat. Terkait cuaca, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkap ada alasan secara klimatologis mengapa perayaan Imlek selalu hujan.
Prakirawan cuaca BMKG, Wahyu Argo Wahyu, menjelaskan ditinjau secara klimatologis, tanggal perayaan Imlek memang berada pada periode musim penghujan di Indonesia.
“Saat ini kondisi tersebut dipengaruhi oleh Monsun Asia yang membawa massa udara basah dari Asia ke maritim Indonesia,” kata Wahyu kepada Beritasatu.com, Senin (16/2/2026).
Selain itu, saat ini cuaca di Indonesia juga diperkuat oleh cold surge, gelombang Kelvin dan Rossby, konvergensi, serta dinamika cuaca yang lainnya.
“Ini semua membuat pembentukan awan hujan di wilayah yang dilalui menjadi lebih tinggi," tambahnya.
Sebelumnya, BMKG telah mengeluarkan peringatan dini terkait potensi hujan yang diperkirakan melanda wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) pada Selasa (17/2/2026), bertepatan dengan perayaan Tahun Baru Imlek 2026.
Wahyu menambahkan, meski secara umum wilayah Jabodetabek masih berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat. Beberapa wilayah secara spesifik diprediksi memiliki potensi hujan lebat tertinggi, dengan potensi intensitas hujan yang terjadi berkisar antara 20 hingga 100 milimeter per hari.
"Potensi hujan lebat terdapat di beberapa wilayah, yaitu di Jakarta Utara, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, serta Kepulauan Seribu,” pungkas Wahyu.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Pendakian Gunung Gede Pangrango Dibuka Lagi pada 13 April 2026




