Demo Mahasiswa di Mabes Polri, Lalin Dialihkan secara Situasional
Jumat, 27 Februari 2026 | 13:31 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Polda Metro Jaya menyiapkan rekayasa arus lalu lintas secara situasional menyusul rencana aksi demonstrasi sejumlah elemen mahasiswa di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Jumat (27/2/2026). Penerapan pengalihan arus akan disesuaikan dengan kondisi di lapangan.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan kepolisian akan memantau perkembangan massa sebelum menerapkan rekayasa lalu lintas di sekitar lokasi aksi.
"Makanya dalam pengaturan arus lalu lintas, kita juga akan melihat situasi dan kondisi di lapangan dalam menerapkan rekayasa lalu lintas ataupun pengalihan arus," kata Budi di Lapangan Bhayangkara, Jakarta, Jumat (27/2/2026).
Menurut Budi, pengamanan aksi demonstrasi dilakukan dengan tetap memperhatikan kelancaran aktivitas masyarakat, terutama di bulan suci Ramadan. Polisi tidak ingin kegiatan warga, termasuk pengguna jalan di kawasan Kebayoran Baru dan sekitarnya, terganggu akibat kepadatan lalu lintas.
Polda Metro Jaya memastikan pengamanan dilakukan secara humanis serta mengedepankan pelayanan kepada masyarakat dan peserta aksi.
Untuk mengantisipasi kemacetan di sekitar Mabes Polri, masyarakat diimbau mencari rute alternatif dan menghindari Jalan Trunojoyo apabila terjadi kepadatan.
"Kami juga mengimbau kepada seluruh masyarakat juga untuk peduli, melihat, apabila di Jalan Trunojoyo, Mabes Polri ini ada kegiatan-kegiatan penyampaian pendapat, mungkin bisa menghindari jalur-jalur kepadatan agar aktivitasnya dapat berjalan dengan baik," ungkap Budi.
Rekayasa lalu lintas situasional biasanya mencakup pengalihan arus, penutupan sebagian ruas jalan, hingga pembatasan kendaraan tertentu, tergantung pada jumlah massa dan dinamika aksi di lapangan.
Berdasarkan informasi yang beredar, aksi demonstrasi mahasiswa dijadwalkan berlangsung pada siang hari. Aparat kepolisian mengimbau seluruh pihak menjaga ketertiban serta tidak melakukan tindakan provokatif yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban umum.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Pendakian Gunung Gede Pangrango Dibuka Lagi pada 13 April 2026




