ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

1.000 Pendatang Baru Tercatat Tiba di Jakarta pada Maret 2026

Rabu, 1 April 2026 | 16:45 WIB
DM
DM
Penulis: Djibril Muhammad | Editor: DM
Ilustrasi pendatang baru di Jakarta
Ilustrasi pendatang baru di Jakarta (Beritasatu.com/Andrew Tito)

Jakarta, Beritasatu.com - Kepala Dinas Dukcapil DKI Jakarta, Denny Wahyu Haryanto, mengungkapkan jumlah pendatang baru di Jakarta sejak 25 hingga 30 Maret 2026 tercatat mencapai 1.000 jiwa.

“Melihat perkembangan hasil pelayanan adminduk pada 25 Maret hingga 30 Maret 2026, sudah tercatat 1.000 pendatang baru pascalibur Lebaran 2026,” katanya di Jakarta, Rabu (1/4/2026).

Denny menambahkan meskipun ada lonjakan sementara, jumlah pendatang ke Jakarta pada tahun ini diprediksi mengalami penurunan. Tren penurunan ini telah terjadi selama tiga tahun terakhir.

ADVERTISEMENT

Denny menjelaskan ada tiga faktor yang menyebabkan penurunan jumlah pendatang ke Jakarta. Pertama, meratanya pertumbuhan ekonomi di daerah. Saat ini, banyak wilayah telah memiliki pusat industri yang dapat menyerap tenaga kerja sehingga masyarakat tidak perlu lagi datang ke Jakarta untuk mencari pekerjaan.

Faktor kedua, perubahan pola pikir masyarakat terhadap Jakarta. Seiring dengan transformasi Jakarta sebagai ibu kota global, kebutuhan akan kompetensi dan keterampilan semakin tinggi. Hal ini membuat calon pendatang menyadari untuk bertahan hidup di Jakarta, mereka harus memiliki kemampuan yang memadai, bukan hanya modal nekat.

Faktor ketiga adalah kesiapan tempat tinggal. Banyak calon pendatang yang belum mengetahui akan tinggal di mana begitu mereka sampai di Jakarta. Disebabkan tidak adanya kepastian tempat tinggal, banyak warga daerah yang memilih untuk menunda kedatangannya ke Jakarta.

Meski demikian, Denny mengungkapkan data ini masih sementara dan akan terus dipantau hingga akhir April 2026.

Sebagai bagian dari upaya meningkatkan pelayanan, Denny mengatakan sejak 1 hingga 29 April 2026, Dukcapil DKI Jakarta akan melaksanakan kegiatan jemput bola pelayanan adminduk di beberapa RW. Kegiatan ini akan bekerja sama dengan pemerintah kecamatan, kelurahan, serta pengurus RT/RW setempat.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon