Pemprov Jakarta Mengimbau ASN untuk Menggunakan LPG Nonsubsidi
Rabu, 22 April 2026 | 07:30 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta mengimbau agar aparatur sipil negara (ASN) hingga masyarakat mampu untuk menggunakan LPG nonsubsidi.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta memastikan stok gas elpiji nonsubsidi 12 kilogram (kg) aman, setelah harga gas tersebut resmi naik sejak 18 April 2026.
"Kalau untuk stok gas elpiji 12 kg dan 5,5 kg masih aman, dan masih stabil," kata Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) Jakarta, Elisabeth Ratu Rante Allo dikutip dari Antara, Selasa (21/4/2026).
Ia memastikan selain pasokan masih aman, pendistribusian ke seluruh depo dan penyalur di lima wilayah Kabupaten Kepulauan Seribu serta kota administrasi juga masih terpenuhi.
"Distribusi berjalan normal ke seluruh depo," lanjutnya.
Meski terdapat kenaikan harga, Pemprov Jakarta meminta agar masyarakat tidak perlu panik.
"Masyarakat jangan panik, stok masih aman dan terpenuhi baik di tingkat agen maupun di pangkalan," jelasnya.
Pemprov Jakarta juga memastikan akan melakukan pemantauan demi menghindari para pedagang yang nakal.
"Kami akan melakukan monitoring pada penggunaan LPG di sektor usaha non-UMKM," ujarnya.
Ia menyarankan agar aparatur sipil negara (ASN) untuk menggunakan LPG nonsubsidi.
"Kami mengimbau ASN serta masyarakat mampu agar menggunakan LPG nonsubsidi," tutupnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
BNN Minta Kemenkomdigi Blokir Situs Terindikasi Kejahatan Narkotika




