Analisis Barang Bukti dan Saksi, Polisi Buru 2 Perampok di Menteng
Kamis, 18 Juni 2026 | 17:08 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Polisi masih memburu dua pelaku perampokan sadis yang menyatroni sebuah rumah dua lantai di Jalan Pati, Menteng, Jakarta Pusat, pada Kamis (18/6/2026). Dalam upaya mengungkap kasus tersebut, penyidik menerapkan metode scientific investigation atau investigasi ilmiah untuk mengidentifikasi dan menangkap para pelaku.
Penyelidikan dilakukan oleh tim gabungan dari Satreskrim Polres Metro Jakarta Pusat, Polsek Metro Menteng, dan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya. Metode scientific investigation digunakan dengan mengedepankan pengumpulan bukti secara objektif melalui observasi, analisis, pengujian data, hingga penarikan kesimpulan berdasarkan fakta di lapangan.
Berdasarkan keterangan saksi bernama Tami, dua pelaku diduga masuk ke dalam rumah melalui atap bangunan. Setelah berhasil masuk, keduanya langsung menyerang penghuni rumah, Muhamad Haikal Azhar, menggunakan senjata tajam.
Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka tusuk di bagian leher dan punggung, serta luka sobek pada pelipis mata kanan dan bibir. Korban kemudian dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.
Saat mendengar teriakan korban, saksi yang berada di ruang kerja bergegas menuju lantai atas. Namun, saksi justru mendapat ancaman dari para pelaku yang menodongkan senjata tajam dan memaksa membuka brankas milik korban.
Setelah berhasil membuka brankas, para pelaku menguras sejumlah perhiasan yang tersimpan di dalamnya. Mereka kemudian melarikan diri melalui pintu depan rumah.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Heri Saputra, mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap identitas dan keberadaan para pelaku.
"Kami bersama tim gabungan masih melakukan pendalaman melalui metode scientific investigation untuk mengidentifikasi dan menangkap para pelaku. Seluruh barang bukti dan keterangan saksi sedang dianalisis secara menyeluruh," ujar AKBP Roby Heri Saputra.
Selama proses penyelidikan berlangsung, rumah bernomor 8 yang menjadi lokasi kejadian telah dipasangi garis polisi guna kepentingan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pengumpulan barang bukti.
Polisi berharap hasil investigasi ilmiah yang dilakukan dapat segera mengungkap identitas para pelaku dan membawa mereka ke proses hukum.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Jerman vs Pantai Gading: Duel Hidup Mati Penguasa Grup E




