Pertumbuhan Ekonomi 2022 Ditopang Industri Pengolahan
Senin, 6 Februari 2023 | 15:21 WIBJakarta, Beritasatu.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi selama tahun 2022 mencapai 5,31 persen.
Kepala BPS Margo Yuwonomengatakan, komponen industri pengolahan menjadi penyumbang terbesar pertumbuhan ekonomi selama tahun 2022 dari sisi lapangan usaha. Industri pengolahan, tercatat tumbuh 4,89 persen dan memberikan kontribusi 18,34 persen ke pertumbuhan ekonomi tahun 2022.
"Industri pengolahan mengalami tercatat mengalami pertumbuhan yang bagus. Namun, kalau dibandingkan rata-rata pertumbuhan ekonomi seluruh sektor, industri pengolahan tumbuhnya masih di bawah pertumbuhan ekonomi nasional," kata Margo Yuwono, di Jakarta, Senin (6/2/2023).
Margo menjelaskan, terdapat beberapa sektor yang mendorong tumbuhnya industri pengolahan khususnya non-migas. Pertama, industri makanan dan minuman (mamin) tumbuh sebesar 4,9 persen, didorong oleh peningkatan permintaan komoditas makanan dan minuman di dalam negeri serta meningkatnya ekspor minyak kelapa sawit atau crude palm oil (CPO).
Kedua, industri logam dasar tumbuh 14,8 persen didorong peningkatan kapasitas produksi di sentra tambang ditunjang dengan membaiknya harga komoditas di pasar ekspor. Sementara, sektor perdagangan tumbuh menguat 5,52 persen dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 4,63 persen.
Adapun subsektor perdagangan mobil, sepeda motor dan reparasinya tumbuh 5,89 persen, terutama didorong peningkatan penjualan mobil dan sepeda motor. Sedangkan perdagangan besar dan eceran, tercatat tumbuh 5,44 persen.
"Kondisi ini didorong peningkatan pasokan barang domestik dan impor serta peningkatan kunjungan ke tempat perbelanjaan, sejalan pencabutan kebijakan PPKM," tandas Margo.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Polisi Temukan Senjata Tajam di TKP Mahasiswi Unpad Dilindas Motor




