Ekonom Danareksa Perkirakan Inflasi April Melambung 0,31% Pasca-Lebaran
Jumat, 28 April 2023 | 13:48 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Kepala Ekonom Danareksa Research Institute, Rima Prama Artha, memperkirakan inflasi di bulan April 2023 sebesar 0,31% secara month on month dan 4,31% year on year.
Pada bulan April 2023, inflasi di Indonesia diperkirakan akan meningkat lebih tinggi dari bulan sebelumnya, Maret 2023 sebesar 0,18% (mom) karena adanya peningkatan konsumsi ritel selama Ramadan dan Idulfitri.
Namun, secara tahunan, inflasi di bulan April 2023 diperkirakan akan lebih rendah dibandingkan bulan Maret 2023 sebsar 4,97% (yoy) karena kenaikan harga bahan makanan pokok yang relatif moderat serta dasar (base line) yang tinggi pada bulan April 2022.
Inflasi di Indonesia pada Maret 2023 mencapai 0,18% mom atau 4,97% yoy. Inflasi tahunan menunjukkan penurunan dibandingkan bulan sebelumnya di angka 5,47% yoy, yang didorong terutama oleh turunnya harga bahan makanan yang cenderung fluktuatif, seperti bawang (-10,57% mom) dan minyak goreng (-9,84% mom).
Harga administrasi (administered prices) tetap tinggi tetapi melambat menjadi 11,56% yoy, menunjukkan bahwa tekanan dari kenaikan harga bahan bakar telah mulai mereda. Di samping itu, inflasi inti terus menurun menjadi 2,94% yoy.
Terpisah, Kementerian Perdagangan (Kemendag) memantau risiko inflasi/kenaikan harga dan kesulitan pasokan pangan di Indonesia akibat dampak dari fenomena El Nino. Fenomena ini adalah kekeringan yang disebabkan oleh pemanasan suhu muka laut (SML) di atas kondisi normal.
Sementara itu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengungkapkan masa mudik Lebaran meningkatkan geliat ekonomi dengan nilai perputaran ekonomi diperkirakan mencapai Rp 240 triliun.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




