ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Kuartal I 2023, Metland Cetak Pendapatan Rp 322,4 Miliar

Selasa, 9 Mei 2023 | 21:38 WIB
M
FH
Penulis: Muawwan | Editor: FER
Director PT Metropolitan Land Tbk Olivia Surodjo (kanan) dan President Direktur Ascendas Land Indonesia Theodore Chuang (kiri) diskusi di sela acara peresmian Orchidea dan Olea Tower di kawasan Metland Cyber City sabtu(16/09/2017).
Director PT Metropolitan Land Tbk Olivia Surodjo (kanan) dan President Direktur Ascendas Land Indonesia Theodore Chuang (kiri) diskusi di sela acara peresmian Orchidea dan Olea Tower di kawasan Metland Cyber City sabtu(16/09/2017). (BeritaSatu Photo/Suhadi)

Jakarta, Beritasatu.com - PT Metropolitan Land Tbk (MTLA) berhasil mengantongi pendapatan usaha sebesar Rp 322,4 miliar atau tumbuh sebesar 30% pada kuartal I 2023.

Ditopang oleh meningkatnya penjualan dan recurring income, laba bersih Metland juga terkerek 11% menjadi Rp 68,6 miliar dari sebelumnya Rp 61,3 miliar.

Direktur Metland Olivia Surodjo mengatakan pendapatan MTLA dari dua segmen utama pendapatan yaitu penjualan residensial maupun pendapatan berulang mengalami peningkatan.

ADVERTISEMENT

"Secara rinci, penjualan residensial Metland sebesar Rp 203,8 miliar naik 33% sementara itu perolehan pendapatan berulang sebesar Rp 118,6 miliar atau naik 26%," kata Olivia, Selasa (9/5/2023).

Kemudian, lanjut olivia, proyek berjalan seperti Metland Cyber Puri dan Metland Cibitung menjadi penyumbang terbesar pada pendapatan penjualan Perseroan di kuartal I tahun 2023 dan untuk pendapatan berulang pertumbuhan positif dari unit usaha pusat perbelanjaan dan hotel yang dimiliki.

"Metland menggenjot penjualan sejak awal tahun mengejar momen sebelum lebaran mengantisipasi berbagai kondisi ekonomi yang dapat mempengaruhi penjualan di semester II," jelas Olivia.

Sedangkan jumlah ekuitas MTLA kuartal I-2023 sebesar Rp 4,85 triliun meningkat dari Rp 4,76 triliun di akhir Desember 2022.

Selanjutnya, nilai aset perseroan pada Kuartal I-2023 tercatat Rp 6,7 triliun angka ini turun dari Rp 6,74 triliun di 31 Desember 2022, penurunan ini disebabkan penurunan liabilitas jangka pendek dari Rp 1,43 triliun menjadi Rp 1,27 triliun.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon