ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

BPS Sebut Inflasi Mei 2023 Terendah Sejak Awal Tahun

Senin, 5 Juni 2023 | 16:59 WIB
AK
FH
Penulis: Arnoldus Kristianus | Editor: FER
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Pudji Ismartini dalam konferensi pers di Kantor BPS, Jakarta, Senin, 5 Juni 2023.
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Pudji Ismartini dalam konferensi pers di Kantor BPS, Jakarta, Senin, 5 Juni 2023. (Beritasatu.com/Arnoldus Kristianus)

Jakarta, Beritasatu.com - Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan, kondisi inflasi pada Mei 2023 menunjukan bahwa pascalebaran 2023 tingkat inflasi mulai melemah, bahkan merupakan tingkat inflasi terendah sejak Januari 2023.

"Penurunan tingkat inflasi Mei 2023 utamanya disumbang oleh penurunan harga secara umum pada kelompok transportasi serta kelompok pakaian dan alas kaki," ucap Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Pudji Ismartini dalam konferensi pers di Kantor BPS, Jakarta, Senin (5/6/2023).

BPS mencatat inflasi secara bulanan atau month to month pada Mei 2023 sebesar 0,09%. Inflasi secara tahunan atau year on year (y-on-y) sebesar 4% dan tingkat inflasi year to date (y-to-d) Mei 2023 sebesar 1,10%.

Pudji mengatakan, Lebaran tahun 2023 jatuh pada 22 April 2023, laju inflasi menurun di bulan Mei 2023. Komoditas utama penyumbang deflasi pada Mei 2023 yaitu tarif angkutan udara (-0,06), cabai merah (-0,04), tarif angkutan antar kota (-0,02), dan cabai rawit (-0,02).

ADVERTISEMENT

Lebih lanjut, dia menjelaskan, pada tingkat nasional laju inflasi Mei 2023 yang sebesar 0,09% utamanya tertahan oleh komoditas tarif angkutan udara yang mengalami deflasi 5,26% atau memberikan andil 0,06%.

"Fenomena ini juga tergambar di 10 kota IHK yang yang mengalami deflasi terdalam di Mei 2023 seperti Kupang yang deflasi -0,79% utamanya tertahan komoditas tarif angkutan udara yang deflasi 0,85%. Kemudian Tanjung Pinang deflasi 0,27% ini utamanya komoditas tarif angkutan udara yang deflasi -0,11%," kata Pudji.

Pada Mei 2023, bila dilihat menurut komponen maka inflasi komponen inti sebesar 0,06%, lebih rendah dibanding bulan sebelumnya (0,25%). Komoditas yang dominan memberikan andil terhadap inflasi komponen inti adalah mobil, sewa rumah, air kemasan, dan upah asisten rumah tangga.

"Komponen inti memberikan andil 0,04% ke inflasi Mei 2023," imbuh Pudji.

Berikutnya, komponen harga diatur pemerintah mengalami deflasi sebesar 0,25%. Penyumbang utama deflasi tersebut adalah komoditas tarif angkutan udara dan tarif angkutan antar kota.

Komponen harga diatur pemerintah memberikan andil deflasi sebesar -0,04%. Sedangkan komponen Harga Bergejolak mengalami inflasi sebesar 0,49%, lebih tinggi dibanding bulan sebelumnya (0,29%) dengan andil inflasi komponen harga bergejolak sebesar 0,09%.

"Komoditas yang dominan memberikan andil inflasi adalah bawang merah, daging ayam ras, telur ayam ras, dan bawang putih," kata dia.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Pelemahan Rupiah Dinilai Mulai Tekan Harga Pangan hingga BBM

Pelemahan Rupiah Dinilai Mulai Tekan Harga Pangan hingga BBM

EKONOMI
Ekonom Minta Pemerintah Fokus Perkuat Produksi dan Investasi

Ekonom Minta Pemerintah Fokus Perkuat Produksi dan Investasi

EKONOMI
Purbaya: Inflasi 2,42% Terkendali Berkat Intervensi Harga Energi

Purbaya: Inflasi 2,42% Terkendali Berkat Intervensi Harga Energi

EKONOMI
BPS Sebut Andil Kenaikan BBM pada Inflasi Masih Kecil

BPS Sebut Andil Kenaikan BBM pada Inflasi Masih Kecil

EKONOMI
Inflasi April 0,13 Persen, Tiket Pesawat dan BBM Jadi Pemicu

Inflasi April 0,13 Persen, Tiket Pesawat dan BBM Jadi Pemicu

EKONOMI
BBM Nonsubsidi Naik, BI Sebut Dampaknya Minim ke Inflasi

BBM Nonsubsidi Naik, BI Sebut Dampaknya Minim ke Inflasi

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon