Akselerasi Profitabilitas GOTO, Ini Strategi Patrick Walujo
Jumat, 18 Agustus 2023 | 14:56 WIB
Dari sisi cost, upaya yang dilakukan seperti mengurangi jumlah tenaga kerjanya sebesar 24% dan mengurangi beban tetap di luar personalia sebesar 10% sepanjang tiga kuartal terakhir. Penghematan ini setara dengan sekitar Rp 1 triliun dalam penghematan yang disetahunkan.
Sejak awal 2023, subsidi ongkos kirim juga telah dikurangi sekitar 15%. GOTO akan mengupayakan untuk menggandakan jumlah ini sampai dengan akhir tahun dengan meningkatnya penetrasi GoTo Logistics.
"GOTO juga berupaya untuk fokus pada core business dan membuka peluang untuk divestasi pada aset non-inti. Tujuannya agar kami tidak terdistraksi pada hal- hal lain yang tidak ada kaitannya dengan bisnis utama kami," ujarnya.
Ditegaskan Patrick, peningkatan daya saing, divestasi aset non-inti, dan manajemen biaya menjadi modal penting dalam mengakselerasi profitabilitas GOTO.
"Yakinlah bahwa kami tetap berkomitmen, dan tetap berada di jalur yang tepat untuk membukukan EBITDA yang disesuaikan positif pada kuartal keempat 2023, tetapi ini bukanlah tujuan akhir. Justru perseroan harus terus melaju untuk mewujudkan pertumbuhan berkesinambungan dan profitabel," kata Patrick.
Dari semua itu, hal terpenting menurutnya adalah GOTO harus memenangi persaingan dengan perusahaan raksasa global.
"GOTO tidak boleh gagal dan kami selalu yakin GOTO tidak akan gagal," kata Patrick.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Mengejutkan! 200.000 Anak Indonesia Terjerat Judi Online
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
1
B-FILES
Mengejutkan! 200.000 Anak Indonesia Terjerat Judi Online




