East West Fasilitasi Pelatihan Budidaya Benih Sayuran
Rabu, 1 Mei 2013 | 19:08 WIB
Saat pelatihan petani juga dikenalkan dengan berbagai varietas unggul baru hasil pemuliaan tanaman (breeding).
Jember - PT East West Seed Indonesia (Ewindo), produsen benih sayuran tropis hibrida memfasilitasi pelatihan bagi para sekurangnya 240 petani yang tergabung dalam kelompok petani plasma benih di wilayah Jawa Barat dan JawaTimur dan menjadi mitranya. Pelatihan ini diharapkan bisa meningkatkan produktivitas benih nasional yang kebutuhannya terus meningkat.
Glenn Pardede, Managing Director PT East West Seed Indonesia mengemukakan, kebutuhan benih sayuran di Indonesia di tahun 2013 ini diprkirakan mencapai sekitar 14,3 ribu ton ataumeningkat 10 persen dibanding tahun lalu sekitar 13 ribu ton.
Permintaan yang cukup besar ini memberikan tantangan sekaligus peluang besar bagi petani produksi benih nasional yang hingga kini baru bisa memasok sekitar 50 persen dari permintaan.
"Melalui pelatihan seperti Ewindo berharap petani benih nasional mampu meningkatkan produksinya baik dari sisi kuantitas maupun kualitasnya," ungkap Glenn disela pelatihan teknologi budidaya "Seed Production Mini Expo" di Jember, JawaTimur, Rabu (1/4).
Lebih lanjut Glenn mengemukakan tujuan akhir dari pelatihan ini adalah untuk mendorong peningkatan kesejahteraan petani. Karena dengan kesejahteraan yang meningkat , petani akan terus terpacu menghasilkan produksi benih yang berkualitas.
Menurut Glenn, kebutuhan akan benih sayuran lokal yang unggul, yakni tahan terhadap penyakit dan produktivitasnya tinggi, semakin besar mengingat lahan pertanian sayuran di Indonesia jauh tertinggal dari sejumlah negara lain.
Thailand misalnya luas lahan pertanian sayurannya mencapai 100 meter persegi per kapita, disusul Filipina Vietnam dan Myanmar yang luas lahan sayurannya masing-masing mencapai 65, 80 dan 60 meter persegi per kapita. Sementara Indonesia hanya 40 meter persegi per kapita.
"Karena itu kami ingin menularkan pengalaman keberhasilan kami dalam menjalin program kemitraan kami dengan petani plasma benih. Selama ini petani plasma benih mitra Ewindo menjadi panutan petani-petani lainnya karena keberhasilan usahanya," terang Glenn.
Dikatakan, hingga tahun ini Ewindo telah bermitra dengan sekitar 7.000 petani produksi benih yang tersebar di wilayah Jawa Barat dan Jawa Timur, dan lebih dari 30.000 tenaga kerjaserta polinator yang bekerja pada petani produksi.
Selain itu, Ewindo juga membina lebih dari 10.000.000 petani komersial yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Hingga saat ini Ewindo telah menghasilkan sebanyak 170 varietas benih unggul.
Glenn menambahkan pelatihan yang diberikan kepada petani meliputi perlakuan terhadap pollen dari bunga jantan, supaya terjadi polinasi yang baik dan menerangkan perlakuan khusus terhadap benih induk yang menyebabkan pertumbuhan tanaman seragam (stock seed priming).
Selain itu, petani juga dilatih teknik manajemen pasca panen dalam menangani benih hasil panen sehingga benih yang dihasilkan berkualitas tinggi.
Pada saat pelatihan petani juga dikenalkan dengan berbagai varietas unggul baru hasil pemuliaan tanaman (breeding).
"Petani juga bisa melakukan konsultasi mengenai kondisi tanaman di wilayahnya masing-masing di booth Klinik Tanaman," pungkasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Polisi Temukan Senjata Tajam di TKP Mahasiswi Unpad Dilindas Motor




