ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

"Sedaap" dan "Indomie", Merek yang Paling Banyak Dipilih Konsumen Indonesia

Senin, 6 Mei 2013 | 16:37 WIB
WP
WP
Penulis: Whisnu Bagus Prasetyo | Editor: WBP
Ilustrasi mie instan sedang dimasak di sebuah warung di Jakarta.
Ilustrasi mie instan sedang dimasak di sebuah warung di Jakarta. (AFP)

Jakarta - Kantar Worldpanel, perusahaan riset pemasaran untuk produk Fast Moving Consumer Goods (FMCG), merilis hasil penelitian bertajuk Kantar Worldpanel’s Brand Footprint Ranking.

Dalam penelitian ini, Kantar memaparkan sejumlah brand (merek) yang menjadi pilihan konsumen di seluruh dunia dan Indonesia pada tahun 2012.

Coca Cola, menjadi World’s Most Chosen Brand atau brand yang paling banyak dipilih di seluruh dunia. Sedangkan untuk katergori merek lokal, brand Sedaap paling banyak dipilih oleh konsumen di seluruh Indonesia. Disusul urutankedua adalah Indomie.

"Pemilihan berdasarkan kriteria khusus yakni, berapa banyak jumlah konsumen, dan seberapa sering produk tersebut dibeli," kata General Manager Kantar Worldpanel Indonesia, Lim Soon Lee, dalam keterangan tertulisnya, Senin (6/5).

ADVERTISEMENT

Coca Cola berhasil mengalahkan brand lain karena telah dibeli oleh 44 persen konsumen di seluruh dunia, dengan rata-rata sebanyak 15 kali dalam setahun. Ini artinya, frekuensi pembelian Coca Cola oleh konsumen di seluruh dunia sebanyak 5,3 milliar kali dalam satu tahun.

Pada urutan kedua world’s most chosen brand diraih oleh Colgate, yakni produk perawatan mulut (oral care). Coltage dibeli lebih dari setengah konsumen di dunia (65 persen) untuk semua produk oral care yang dimilikinya.

Terkait brand Sedaap, ternyata 99 persen konsumen di Indonesia membeli merek ini dengan rata-rata pembelian sebanyak 54 kali dalam kurun waktu satu tahun. Artinya, hampir seluruh konsumen di Tanah Air membeli produk-produk bermerek Sedaap.

Sedangkan brand Indomie menyusul di urutan kedua dengan pembelian konsumen sebanyak 96 persen dengan frekuensi sebanyak 43 kali dalam waktu satu tahun. "Kedua brand lokal tersebut dominan menjual produk-produk mie instan," kaat Lim.

Berdasarkan perhitungan frekuensi rata-rata konsumen Indonesia membeli mie instan kedua brand tersebut mencatat rekor sebanyak 324 bungkus dalam satu tahun. "Jadi mie instan adalah produk yang paling diminati konsumen di Tanah Air," kata dia.

Selanjutnya di peringkat ketiga adalah brand produk produk bumbu dapur yakni Masako, peringkat keempat kopi ABC Santos. Sementara Royco diposisi kelima dan Kapal Api diurutan keenam. Kemudian Frisian Flag untuk produk susu diperingkat ketujuh, biskuit Roma diperingkat kedelapan. Segment personal care dan home care yakni Lifebuoy dari Unilever berada diranking ke sembilan dan Rinso pada urutan ke-10.

Sekedar catatan saja, walaupun biskuit Roma hanya menduduki peringkat kedepalan, namun ini merupakan prestasi yang baik. Pasalnya, brand untuk kategori biskuit di Tanah Air jumlahnya sangat banyak, yakni hingga mencapai 17 merek. Bandingkan dengan mie instan yang hanya terdapat enam merek atau kopi instan yang hanya mencapai tujuh merek.

Top 10 global FMCG brands di Indonesia berdasarkan Kantar Worldpanel’s Brand Footprint Ranking:

1. SEDAAP
2. INDOMIE
3. MASAKO
4. ABC SANTOS
5. ROYCO
6. KAPAL API
7. FRISIAN FLAG
8. ROMA
9. LIFEBUOY
10.RINSO

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Inovasi Kuliner Lokal

Inovasi Kuliner Lokal

MULTIMEDIA
Booth Mi Instan Laris Manis di BTV Semesta Berpesta Bogor

Booth Mi Instan Laris Manis di BTV Semesta Berpesta Bogor

LIFESTYLE

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon