ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Rupiah Diperkirakan Bisa Tembus Rp 9.100

Kamis, 17 November 2011 | 01:21 WIB
B
WP
Penulis: BeritaSatu | Editor: WBP
Ilustrasi uang rupiah
Ilustrasi uang rupiah (Antara)
Sampai dengan akhir tahun, Rupiah kemungkinan bisa berada di kisaran Rp8.900 hingga Rp9.100

Kalangan Ekonom memperkirakan nilai rupiah hingga akhir tahun bisa menembus level Rp 9.100 karena perekonomian Indonesia diperkirakan akan melambat akibat krisis ekonomi zona Eropa.

David Sumual, ekonom BCA, mengatakan, saat ini rupiah sedang mencari titik keseimbangan baru menyusul adanya revisi pertumbuhan ekonomi (economic growth) yang dilakukan oleh Bank Indonesia dari angka 6,7 persen menjadi 6,5 persen.

"Sampai dengan akhir tahun, Rupiah kemungkinan bisa berada di kisaran Rp8.900 hingga Rp9.100. Hal ini di atas ekspektasi sebelumnya, sebesar Rp 8.800-Rp8.900," ujarnya, Rabu (16/11).

Meskipun begitu, David tetap optimis Indonesia bisa mendapatkan investment grade pada akhir tahun ini yang diharapkan dapat mendorong rupiah tahun depan.

"Dengan adanya investment grade, Rupiah kemungkinan bisa mencapai Rp 8.500-Rp8.600 di kuartal pertama 2012," ujarnya.

Lebih lanjut David menambahkan, melemahnya rupiah tidak akan berdampak signifikan bagi neraca pembayaran Indonesia. Hal ini dikarenakan nilai impor masih lebih tinggi daripada ekspor.

"Naiknya ekspor karena melemahnya rupiah masih belum bisa mengimbangi impor," ujarnya.

Dia menambahkan hingga saat ini belum ada indikasi adanya capital reversal dari pelaku pasar yang ingin menjual obligasi rupiah mereka

"Kalaupun ada, reversal itu hanya terjadi dalam jangka pendek," ujarnya.

Dalam kesempatan terpisah, Winang Budoyo, ekonom CIMB Niaga, mengatakan kombinasi ekspektasi BI dan menguatnya dolar bisa mendorong rupiah menembus Rp 9.200.

"Akhir tahun ini rupiah diperkirakan antara Rp 9,000 hingga Rp 9,200. Sementara  tahun depan rupiah diperkirakan sekitar Rp9.000-Rp9.100," ujarnya.

Winang mengatakan penguatan nilai rupiah tahun depan akan ditopang jika rencana BI merepatriasi dana hasil ekspor di luar negeri bisa dilakukan.

"Potensi dana ekspor yang berada di luar negeri sekitar $31 miliar," ujarnya.


Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Gejolak IHSG Jadi Momentum Reformasi Pasar Modal

Gejolak IHSG Jadi Momentum Reformasi Pasar Modal

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon