Mandiri Berikan Kredit Modal Kerja Distributor PKG
Senin, 11 Agustus 2014 | 05:49 WIB
Surabaya - PT Bank Mandiri Tbk menjalin kerjasama dengan PT Petrokimia Gresik (PKG) untuk memberikan modal kerja atau distributor financing (DF) kepada distributor PKG guna mempermudah transaksi jual beli pupuk bersubsidi yang disalurkan produsen pupuk itu.
Senior Vice President Wholesale Transaction Banking Solutions Bank Mandiri, Andrianto Wahyu Adi, mengatakan fasilitas DF ini akan memudahkan setiap distributor mendapatkan kredit guna penebusan pupuk bersubsidi dengan agunan yang fleksibel dan suku bunga yang ringan.
"Distributor juga akan mempunyai keleluasaan pembayaran kepada Petrokimia Gresik dengan jangka waktu yang lebih longgar," kata Andrianto di sela acara sosialisasi Sistem Informasi Penebusan dan Penyaluran Pupuk Bersubsidi (SIP3) secara online kepada 133 distributor di Jawa Tengah dan Yogyakarta di Semarang, akhir pekan lalu.
Disisi lain, PKG juga bisa memanfaatkan pemberian fasilitas kredit kepada para distributor ini pada setiap penebusan pupuk bersubsidi. Akan ada kepastian pembayaran oleh distributor melalui fasilitas DF yang diberikan Bank Mandiri dan itu akan membantu PKG merencanakan cashflow perusahaan.
"Ada kemudahan transaksi pembayaran antara distributor dan PKG secara online melalui supply chain management system," ujarnya.
Bagi PKG, kerjasama ini juga akan memberikan efisiensi dalam pengelolaan dokumen jaminan karena tidak perlu lagi adanya pengelolaan bank garansi (BG) dan jaminan dari distributor berupa deposito seperti yang selama ini dilakukan. Selain fasilitas DF, distributor juga akan memperoleh plafon kredit yang jumlahnya 1 hingga 5 kali lebih besar dari aset atau jaminan yang saat ini diberikan ke PKG.
Sekretaris Perusahaan PKG, Wahjudi, mengatakan kerjasama dengan Bank Mandiri ini sebagai tindak lanjut dari penerapan Sistem Informasi Penebusan dan Penyaluran Pupuk Bersubsidi (SIP3) secara online oleh PKG.
Penerapan sistem ini memungkinkan PKG bisa memantau laporan penyaluran distributor setiap saat secara realtime dan begitu pula distributor akan mendapatkan fasilitas menu untuk pembuatan laporan yang lebih mudah dalam proses verifikasi.
"Distributor akan mendapatkan keuntungan dari aplikasi SIP3, selain fasilitas DF dari Bank Mandiri mereka juga bisa melakukan penebusan pupuk yang jumlahnya lebih besar atau maksimal sesuai nilai alokasi subsidi yang ada," katanya.
Wahjudi menambahkan, PKG akan terus mengembangkan SIP3 dalam pelayanan dalam penyaluran pupuk bersubsidi. Rencananya, sistem ini juga akan diintegrasikan dengan stok pupuk bersubsidi di gudang-gudang penyangga dan di bagian distribusi. Sehingga, baik PKG maupun distributor dapat saling memantau alur distribusi secara realtime.
Sementara, Direktur CV Persada, Suprihono, selaku distributor pupuk PKG di Pati Jawa Tengah mengatakan dibandingkan dengan BG, fasilitas DF dari Bank Mandiri ini memudahkan dan menguntungkan dari segi jaminan.
"Kemudian juga mudah dalam pembayaran, saya tidak perlu ke bank karena bisa menggunakan internet banking," ujarnya.
Dengan SIP#, lanjut dia, pihaknya bisa memonitor setiap transaksi dilakukan. "Saya bisa mengecek tagihan-tagihan yang belum ataupun yang sudah terbayar. Secara keseluruhan, sistem ini menjadikan pelayanan kepada petani dalam penyaluran pupuk menjadi lebih cepat dan lebih baik sesuai dengan prinsip 6 tepat," katanya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Polisi Temukan Senjata Tajam di TKP Mahasiswi Unpad Dilindas Motor




