Asita Berharap Menparekraf Mendatang Paham Kepariwisataan
Minggu, 31 Agustus 2014 | 18:39 WIB
Jakarta - Ketua Dewan Pembina Asosiasi Biro Perjalanan Indonesia (Asita) Ben Sukma mengatakan menteri pariwisata dan ekonomi kreatif (menparekraf) mendatang hendaknya merupakan tokoh yang benar-benar memahami dunia pariwisata dengan baik, sehingga tidak butuh waktu lama untuk beradaptasi.
"Menparekraf yang akan datang harus siap bergerak, sehingga kami butuh sosok yang betul-betul memahami persoalan kepariwisataan," kata Ben, di Jakarta, baru-baru ini.
Presiden dan wakil presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi)-Jusuf Kalla (JK) menargetkan bisa menjaring sedikitnya 20 juta wisatawan mancanegara sampai 2019.
Ada empat nama yang disebut-sebut kalangan penggiat pariwisata paling tepat menduduki posisi menparekraf mendatang. Mereka adalah Mari Elka Pangestu, Iqbal Alan Abdullah, Puan Maharani, dan Didien Junaedy.
"Keempatnya tokoh ini merupakan tipe pejuang, pekerja keras, dan memiliki kemampuan dalam mengembangkan pariwisata Indonesia," ujar Ben.
Ia memaparkan, Mari Elka Pangestu merupakan menteri pariwisata dan ekonomi kreatif pada era pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Iqbal Alan Abdullah selain ketua umum DPP Indonesia Congress and Convention Association (Incaa) dan menjadi pelopor pengembangan SDM pariwisata dan dunia usaha pariwisata, ia juga memimpin berbagai asosiasi pariwisata di tingkat regional.
Lalu Puan Maharani, politisi PDI Perjuangan dan anggota DPR RI ini juga sangat aktif dalam pengembangan pariwisata maupun ekonomi kreatif. Sedangkan Didien Junaedy adalah ketua umum Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) yang juga memahami dunia industri pariwisata.
"Keempatnya memiliki kekuatan masing-masing, sehingga logis saja jika banyak yang menjagokan mereka.," katanya.
Mewakili kalangan industri pariwisata, Ben berharap sosok menparekraf mendatang bisa membawa dunia pariwisata dan ekonomi kreatif Indonesia menjadi semakin berkembang. Hal yang juga penting, lanjut dia, sosok tersebut harus diterima oleh kalangan industri. Sebab dunia pariwisata itu digerakkan oleh pihak industri sebagai ujung tombak.
"Namun semua terserah Pak Jokowi, karena keputusan ada di tangan beliau," ujar Ben.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
1
B-FILES
Libur Kenaikan Isa Almasih, Penumpang Bandara Soetta Capai 131.000




