BPS: Kurs Eceran Rupiah Terapresiasi 29 Poin di April
Jumat, 15 Mei 2015 | 12:18 WIB
Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, rupiah di level eceran menguat 0,23 persen terhadap dolar Amerika Serikat per akhir April 2015 (month to month), berdasarkan rata-rata kurs tengah dari sampel 137 money changer di 34 provinsi.
Rupiah sempat menyentuh level kurs tertinggi di Kalimantan Utara di level Rp 12.222 pada akhir April, terapresiasi 7,53 persen mtm atau 995 poin dolar AS dari Rp 13.217 pada akhir Maret.
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Sasmito Hadi Wibowo menyatakan, transaksi besar mata uang (aktivitas ekspor, impor, swap, derivatif) turut mempengaruhi nilai tukar transaksi eceran.
Secara umum, bulan April lalu rupiah menguat hanya terhadap mata uang dolar AS dibanding mata uang lainnya. Sepanjang April, rupiah telah terapresiasi 0,23 persen (29,14 poin) menjadi Rp 12.911 dari Rp 12.940 di bulan sebelumnya. Sementara terhadap mata uang lain, rupiah melemah (depresiasi). Rupiah melemah 0,52 persen terhadap Euro menjadi Rp 14.169 per dolar Euro dari Rp 14.096 pada akhir bulan lalu. Rupiah juga melemah 0,33 persen terhadap yen Jepang menjadi Rp 108,40 dari Rp 108,04 serta terdepresiasi 1,72 persen terhadap dolar Australia menjadi Rp 10.279 dari Rp 10.105.
"Nilai tukar eceran menggambarkan tingkat retail spot rate suatu mata uang, mulai pertengahan Februari, BPS melaporkan nilai tukar eceran rupiah, melengkapi informasi real time nilai tukar rupiah transaksi eceran," katanya di Kantor BPS, Jakarta, Jumat (15/5).
Data nilai tukar eceran rupiah diperoleh dari survei monitoring valas di 34 provinsi dengan sampel 137 perusahaan. Responden adalah pedagang valas di ibukota provinsi atau kabupaten/kota. Survei dilakukan pada hari Rabu tiap pekan. Data kurs jual dan kurs beli dikumpulkan kemudian dihitung kurs rata-rata (kurs tengah). Data bulanan yang disajikan menunjukkan data minggu terakhir di bulan tersebut.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Polisi Temukan Senjata Tajam di TKP Mahasiswi Unpad Dilindas Motor




