Kuasai 75 Persen Saham Tokopedia, Begini Komentar Bos TikTok Indonesia
Selasa, 12 Desember 2023 | 17:37 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - TikTok Indonesia baru saja berinvestasi kepada Tokopedia sebesar US$ 1,5 miliar atau sekitar Rp 23,4 triliun untuk menjalin kemitraan strategis. Dengan begitu, TikTok mengendalikan 75,01 persen saham Tokopedia.
Direktur Eksekutif E-Commerce TikTok Indonesia Stephanie Susilo enggan menyebut secara gamblang persentase saham Tiktok di Tokopedia. Akan tetapi, dia membenarkan besaran investasi yang dikucurkan pihaknya ke anak perusahaan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO).
"Itu sesuatu yang tidak bisa saya confirm. (Keterangannya), seperti yang sudah disampaikan oleh tim public relation kami," ujar Stephanie, seusai peresmian kerja sama Tiktok dan Tokopedia dalam Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) 12.12 di Jakarta, Selasa (12/12/2023).
Stephanie menambahkan, pihaknya akan menjalin kerja sama jangka panjang dengan Tokopedia. "Nanti untuk ke depannya, akan kami update kalau ada informasi lebih lanjut," sambungnya.
Sebelumnya, dalam keterangan resmi manajemen TikTok Indonesia disebutkan bahwa dengan kucurkan investasi TikTok di Tokopedia, TikTok Shop akan dikombinasikan di bawah Tokopedia.
" TikTok akan memiliki pengendalian atas PT Tokopedia. Fitur layanan belanja dalam aplikasi TikTok di Indonesia akan dioperasikan dan dikelola oleh PT Tokopedia," tulis manajemen, Senin (11/12/2023) kemarin.
Bagaimana Nasib GoTo?
Melansir keterangan manajemen, melalui kesepakatan ini, TikTok dan GoTo dapat memperluas manfaat bagi pengguna serta pelaku UMKM Indonesia.
"Pertumbuhan bisnis Tokopedia setelah dikombinasikan dengan TikTok Shop Indonesia ini akan membawa keuntungan bagi GoTo, yang akan tetap menjadi mitra ekosistem bagi Tokopedia, termasuk menjangkau pasar yang lebih luas dengan layanan keuangan digital melalui GoTo Financial dan on-demand services dari Gojek," katanya.
Selanjutnya, GoTo juga akan menerima aliran pendapatan dari Tokopedia sejalan dengan skala dan pertumbuhan perusahaan tersebut.
Ke depannya, TikTok, Tokopedia dan Grup GoTo berkomitmen memberikan manfaat lebih luas bagi para pelaku UMKM di Indonesia dengan memanfaatkan platform E-Commerce dan mendorong penciptaan jutaan lapangan kerja baru dalam lima tahun mendatang.
"Dengan penggabungan kedua bisnis tersebut, lebih dari 90 persen merchant merupakan pelaku UMKM. Para pelaku UMKM tersebut akan mendapatkan dukungan melalui berbagai program dari TikTok, Tokopedia dan Grup GoTo," paparnya.
Transaksi tersebut diharapkan akan selesai pada kuartal pertama tahun 2024. Kesepakatan ini sejalan dengan langkah Grup GoTo untuk memperkuat posisi keuangan, serta strategi Perseroan untuk memperluas cakupan pasar (total addressable market).
Untuk memastikan keberlanjutan langkah PT Tokopedia dalam mendorong perkembangan ekonomi digital nasional, akan dibentuk komite untuk memfasilitasi transisi dan integrasi yang diketuai oleh Patrick Walujo dengan dukungan dari perwakilan PT Tokopedia dan TikTok.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
1
B-FILES
Libur Kenaikan Isa Almasih, Penumpang Bandara Soetta Capai 131.000




