ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Sri Mulyani Beri Masukan Solusi Perpajakan kepada OECD

Sabtu, 2 Maret 2024 | 06:35 WIB
WP
WP
Penulis: Whisnu Bagus Prasetyo | Editor: WBP
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (Beritasatu.com/Vinnilya)

Jakarta, Beritasatu.com- Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati memberikan masukan soal solusi dua pilar perpajakan (two-pillar solution) kepada Sekretaris Jenderal Organisasi Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD) Mathias Cormann.

“Saya sampaikan masukan terkait Pillar satu dan Pillar dua sehingga dapat mengakomodir terciptanya lingkungan yang lebih adil serta kerja sama yang lebih efektif dalam pengimplementasian two-pillar solution ini,” kata Sri Mulyani dalam akun Instagram resmi @smindrawati, seperti dikutip Antara di Jakarta, Jumat (1/3/2024).

Solusi dua pilar tersebut diinisiasi OECD/G-20. Pilar satu merupakan usulan solusi dari OECD/G-20 untuk menjamin hak pemajakan dan basis pajak yang lebih adil dalam konteks ekonomi digital.

ADVERTISEMENT

Sementara pilar dua menyangkut perpajakan minimum global untuk perusahaan yang bergerak antarnegara yang berpotensi terjadi praktik penghindaran pajak atau tax avoidance dan penggelapan pajak atau tax evasion.

Dalam pertemuan itu, Sri Mulyani juga menyatakan dukungan Indonesia terhadap Inclusive Framework on Base Erosion Profit Shifting (BEPS) dalam rangka mereformasi kerangka pajak internasional.

Menkeu juga mengapresiasi OECD Economic Survey of Indonesia 2024 yang membantu dalam memberikan analisis objektif dan komprehensif terhadap perekonomian Indonesia dengan dua tema utama, yaitu digitalisasi dan transisi menuju perekonomian hijau.

Menkeu bersama Sekjen OECD membahas proses aksesi Indonesia menjadi anggota penuh OECD dan juga beberapa topik lain terkait kerja sama Indonesia dengan OECD.

Aksesi ini, lanjut Sri Mulyani, merupakan wujud komitmen Indonesia dalam meningkatkan peranannya untuk terus aktif berkontribusi dalam skala global, sejalan visi pembangunan Indonesia Emas 2045.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Indonesia Perkuat Daya Saing dan Ketahanan Ekonomi lewat Aksesi OECD

Indonesia Perkuat Daya Saing dan Ketahanan Ekonomi lewat Aksesi OECD

EKONOMI
Jika Gabung OECD, Indonesia Tak Lantas Bersahabat dengan Israel

Jika Gabung OECD, Indonesia Tak Lantas Bersahabat dengan Israel

EKONOMI
Jika Jadi Anggota OECD, Standar Keuangan Indonesia Bakal Meningkat

Jika Jadi Anggota OECD, Standar Keuangan Indonesia Bakal Meningkat

EKONOMI
OJK: Standar Keuangan RI Akan Naik jika Resmi Jadi Anggota OECD

OJK: Standar Keuangan RI Akan Naik jika Resmi Jadi Anggota OECD

EKONOMI
Perangi Iklan Kerja Palsu ke Kamboja, Korsel Aktifkan Sensor Darurat

Perangi Iklan Kerja Palsu ke Kamboja, Korsel Aktifkan Sensor Darurat

INTERNASIONAL
Ternyata Jam Kerja Orang Jerman Terendah di Eropa, Apa Penyebabnya?

Ternyata Jam Kerja Orang Jerman Terendah di Eropa, Apa Penyebabnya?

INTERNASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon